MotoGP Saja Tidak Cukup, ITDC Rencanakan Taman Hiburan Tematik Kayak Lotte World

LOMBOKita – Sebagai pihak yang dipercaya sebagai pengelola sekaligus pengembang kawasan, InJourney akan terus melakukan inovasi baru dan memperbanyak atraksi di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika di Lombok Nusa Tenggara Barat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar menegaskan, strategi pengembangan The Mandalika ke depan tidak lagi bergantung pada penyelenggaraan MotoGP semata.

Menurutnya, kawasan tersebut harus memiliki beragam daya tarik agar tetap ramai dikunjungi wisatawan sepanjang tahun.

“Kami tidak ingin Mandalika bergantung pada MotoGP saja. Karena itu kami membangun ekosistem pariwisata yang lengkap, bukan hanya hotel, tetapi juga tempat hangout, restoran, fasilitas olahraga, hingga wellness sehingga semuanya saling terintegrasi,” ujar Fajar pada acara syukuran dibangunnya Sade Social Space di Mandalika, Ahad (12/6/2026).

Dikatakan Fajar, selain melengkapi fasilitas pendukung, ITDC juga terus membuka peluang bagi investor untuk menghadirkan atraksi wisata baru berskala besar.

Fajar menyontohkan, konsep taman hiburan tematik seperti taman hiburan Lotte World Korea Selaran, menjadi salah satu inspirasi yang diharapkan suatu saat dapat hadir di The Mandalika.

“Ke depan kami mengundang investor-investor besar, bukan hanya membangun hotel, tetapi juga menghadirkan daya tarik baru. Misalnya kawasan tematik yang bisa dinikmati seluruh keluarga, sehingga wisatawan datang bukan hanya karena pantai atau MotoGP, tetapi karena banyak pilihan atraksi,” jelasnya.

Fajar menilai makin banyak atraksi yang tersedia, kian besar pula dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat melalui peningkatan kunjungan wisatawan.

Menjelang MotoGP, ITDC juga telah menyiapkan solusi sementara untuk mengatasi kebutuhan akomodasi yang terus meningkat. Rencana tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Fajar memastikan masyarakat lokal tetap menjadi prioritas dalam setiap pengembangan kawasan. Dia menyebut penyelenggaraan MotoGP sebelumnya mampu menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja lokal.

“Semakin banyak hotel dan fasilitas yang dibangun, kian besar pula peluang kerja bagi masyarakat lokal. Harapannya kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat,” katanya.

Saat ini pembangunan akomodasi baru tersebut ditargetkan rampung sebelum MotoGP digelar. Dari total 38 kamar yang direncanakan, delapan kamar telah selesai dibangun, sedangkan 30 kamar lainnya ditargetkan tuntas pada awal September 2026.

Selain kamar, restoran dan fasilitas pendukung lainnya juga akan segera dioperasikan. Seluruh pengelolaan akomodasi akan dilakukan secara profesional dengan sistem layanan yang terstandar guna memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan yang berkunjung ke The Mandalika.