Disuguhi Teh Khas Lombok saat Kunjungi Sade Social Space, Wamenpar: “Besok Saya Kesini Lagi”
LOMBOKita – Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa terus mendorong pihak InJourney selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika melakukan inovasi dan atraksi dalam mengembangkan sektor pariwisata. Hal itu penting sebagai upaya menggaet kunjungan wisatawan berkunjung ke daerah itu.
Hal itu disampaikan Wamenoar saat melakukan kunjungan kerja ke pembangunan unit percontohan akomodasi di Sade Social Space atau depan Bazar Mandalika, Ahad.
Menurut Wamenpar, kehadiran Sade Social Space di sekitar Bazar Mandalika merupakan salah satu inovasi baru ITDC yang diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Lombok dan NTB pada umumnya, lantaran di lokasi tersebut telah dibangun salah satu obyek wisata olahraga Padel.
“Perlu menghadirkan daya tarik baru di destinasi-destinasi yang besar dan luas sehingga wisatawan bisa menyebar dan menikmati atraksi yang berbeda-beda,” ujar Wamenpar pada acara yang dihadiri para pejabat ITDC, PHRI, Gubernur NTB diwakili Asisten II Pemprov NTB Lalu M. Paozal, Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah dan sejumlah stakeholder lainnya.
Menurut Wamenpar, KEK Mandalika sudah memiliki modal yang sangat baik. Akses dari Bandara Internasional Lombok menuju kawasan Mandalika yang hanya sekitar 30 menit melalui jalan bypass dinilai menjadi keunggulan tersendiri dalam mendukung perkembangan sektor pariwisata.
Keberadaan fasilitas tersebut, kata dia, membuka peluang pasar wisata yang lebih luas. Wisatawan tidak hanya datang untuk menyaksikan balapan internasional, tetapi juga dapat menikmati aktivitas olahraga seperti padel dengan suasana khas Mandalika.
“Jadi tidak hanya orang datang untuk menonton MotoGP, tetapi juga komunitas atau grup yang gemar bermain padel bisa datang ke Sade Social Space ini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Ni Luh juga memberikan apresiasi kepada InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) atas keberaniannya menghadirkan atraksi baru di luar balap motor maupun balap mobil.
Saat berkeliling meninjau pembangunan Sade Social Space tersebut, Wamenpar mengaku kagum melihat aneka produk kerajinan tangan masyarakat yang dipajang di Corner UMKM di tempat itu. Bahkan, Wamenpar mengaku telah membeli beberapa buah tas hasil kerajinan yang menurutnya sangat bagus dengan corak yang unik.
Beranjak dari Corner UMKM, Wamenpar Ni Luh Puspa juga disuguhi teh khas Lombok dengan cita rasa yang membuatnya kian terpesona dengan kreativitas UMKM binaan ITDC itu.
“Wah, ada taste spicy gitu dengan aroma yang menggoda selera,” ucap Ni Luh Puspa sambil melirik Direktur Poltekpar Lombok yang berdiri di sebelahnya.
“Pak Direktur, besok saya harus kembali lagi ke tempat ini,” ucapnya yang langsung dijawab oleh Direktur Poltekpar “Siap, kebetulan tempatnya juga dekat dari sini”.
Usai mencicipi teh khas Lombok dan jus suguhan UMKM binaan ITDC itu, Wamenpar kemudian melanjutkan kunjungan ke lapangan olahraga Padel yang berada di sekitar itu, bahkan sempat mencoba permainan padel berpasangan dengan Plt. Dirut ITDC Ahmad Fajar melawan pasangan Asisten II Pemprov NTB H. Lalu Muhammad Paozal dan Wakil Bupati Lombok Tengah HM. Nursiah.
