Safari Ramadhan, Bupati Ajak Masyarakat Tanam Cabai
LOTIM LOMBOKita – Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin dalam safari ramadan, mengajak masyarakat Lombok Timur yang mayoritas petani untuk menanam cabai di halaman rumahnya.
Menurut Bupati Iron, karena saat ini harga komoditi seperi jagung, cabai harganya cukup mahal.. Sedangkan harga pupuk menurun dengan kuota yang cukup besar.
Tapi yang sering menjadi pemicu inflasi, ialah Cabai. Saat ini harga cabai tembus Rp 100 ribu lebih per Kg, dan bahkan pernah diangka Rp 200 ribu per Kg.
Jika masyarakat memanfaatkan halaman rumah, atau pekarangan dan sebagainya dengan menanam cabai, maka inflasi pada sektor cabai akan terkendali, karena kebutuhan cabai masyarakat terpenuhi dari hasil panen di pekarangan atau halaman rumahnya.
“Petani harus menanam cabai. Keliru jadi petani tapi tidak menanam cabai,”tegasnya seraya meminta masyarakat gemar menanam cabai di pekarangan. Karena cabai ini menyebabkan uang habis.
Karena malas menanam dan memanfaatkan pekarangan, menjadikan harga cabai melonjak tinggi.
Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin, juga menjelaskan alasan utama mengapa satu tahun pertama masa pemerintahannya, dirinya tidak pernah menghadiri undangan masyarakat. Karena kebijakan pemerintah pusat, memangkas anggaran hingga Rp 402 miliar, sehingga untuk mengembalikan anggaran yang dipotong itu, terus bolak balik Jakarta menjemput program dibidang pendidikan, kesehatan, pertanian, dan program lainnya di Kementerian. .
“Kita terus bolak balik untuk menjemput program. Semua itu kita lakukan untuk kesejahteraan masyarakat,”katanya.
Selain itu juga dirinya menyinggung angkak kemiskinan dan pengangguran di Lombok Timur, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan dan angka pengangguran di Lombok Timur mengalami penurunan, kendati penurunan tidak signifikan. Adanya jumlah Dapur MBG terbanyak di Lombok Timur, sangat membantu menekan angka pengangguran dan menumbuhkan perekonomian masyarakat.
“Kalau semua masyarakat Lombok Timur bekerja, baik dibidang pertanian, peternakan dan sebagainya, ini salah satu bukti Lombok Timur menuju kesejahteraan,”lugasnya.
