Pertama, Alfamart Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Desa Adat Sade

LOMBOkita – Alfamart Cabang Lombok menjadi salah satu pihak yang pertama menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Bantuan tersebut disalurkan melalui kolaborasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah. Adapun bantuan yang diberikan berupa kebutuhan siap konsumsi, seperti mi instan, air mineral, air bersih, roti, dan makanan ringan.

Manajer Corporate Communication Alfamart Cabang Lombok Mahnan mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang tengah tertimpa musibah.

“Kami dari Alfamart Cabang Lombok menyalurkan CSR kami kepada korban bencana ini. Mudah-mudahan dengan bantuan ini, ini adalah salah satu kepedulian kami dan kolaborasi juga dengan BPBD Lombok Tengah,” ujar Mahnan saat menyerahkan bantuan ke Posko yang diterima Kalak BPBD Lombok Tengah, H. Ridwan Makruf, Minggu.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kebakaran, khususnya dalam kondisi darurat pascakejadian.

“Bantuan di sini pastinya kebutuhan yang siap saji. Ada air mineral, air bersih, Mi Sedap, roti, dan snack juga. Mudah-mudahan ini cukup bermanfaat untuk masyarakat yang terkena musibah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lombok Tengah, Ridwan Ma’ruf, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Alfamart yang turut membantu warga terdampak kebakaran di Desa Adat Sade.

Menurutnya, bantuan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang saat ini berada dalam kondisi darurat.

Sebelumnya, kebakaran melanda kawasan permukiman warga Desa Adat Sade pada Sabtu (22/8/2026) malam. Kebakaran tersebut menyebabkan banyak rumah warga terbakar dan mengakibatkan masyarakat kehilangan tempat tinggal serta sejumlah barang berharga.

Penyaluran bantuan diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga sekaligus memenuhi kebutuhan mereka selama berada di lokasi pengungsian.