Khasiat Minum Teh Hijau untuk Kesehatan
Teh hijau berasal dari Cina dan sudah menjadi obat selama ribuan tahun lamanya, namun kini telah banyak dikonsumsi juga di seluruh Asia. Minuman ini mempunyai banyak khasiat contohnya seperti menurunkan tekanan darah untuk menghindari timbulnya penyakit kanker.
Faktor penyebab teh hijau mempunyai khasiat untuk kesehatan yang lebih melekat dibandingkan dengan teh hitam adalah prosesnya.
Teh hitam diolah atau diproses dengan cara fermentasi sedangkan teh hijau diolah dengan menghindari proses fermentasi. Dampaknya, teh hijau mempertahankan kadar maksimum polifenol dan juga antioksidan yang menjadikan teh hijau kaya akan khasiatnya.
Berikut terdapat 10 khasiat minum teh hijau untuk kesehatan, ada juga beberapa khasiat yang mungkin Anda tidak sadari, contohnya seperti:
Menurunkan Berat Badan
Teh hijau membuat metabolism meningkat. Polifenol yang terkandung di dalam teh hijau berfungsi sebagai intensifikasi kadar oksidasi lemak yang mana tubuh mengubah makanan dalam bentuk kalori.
Mencegah Diabetes
Teh hijau juga berguna untuk mengatur kadar glukosa dan tidak mempercepat kenaikan gula darah sesudah makan. Hal tersebut bisa menghindari kenaikan insulin yang tinggi yang dapat menyebabkan penyimpanan lemak.
Mencegah Penyakit Jantung
Teh hijau berguna dalam saluran pembuluh darah, membantu menjaga saluran pembuluh darah agar tetap santai dan juga lebih bisa menahan terjadinya perubahan tekanan darah. Hal tersebut bisa juga mencegah pembentukan gumpalan darah, yang ternyata adalah faktor utama penyebab serangan jantung.
Mencegah Kanker
Teh hijau bisa meminimalisir risiko terjadinya kanker, namun perlu berpikir banyak untuk secara umum membunuh sel kanker tanpa merusak jaringan yang sehat di sekitar organ.
Polifenol yang terkandung pada teh hijau adalah termasuk antioksidan yang paling potensial. Yang mana hal tersebut akan menghindari penyebaran dan juga pertumbuhan sel kanker di dalam darah. Beberapa penelitian membuktikan bahwa orang yang minum teh hijau secara rutin dapat meminimalisir risiko kanker usus, payudara, prostat, ataupun juga kanker perut.

Komentar ditutup.