Sekda Lotim Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu dan Guru Sejahtera
LOTIM LOMBOKita – Pemkab Lombok Timur menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 dengan khidmat. Bertindak sebagai pembina upacara, Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik.
Di hadapan jajaran ASN, guru, pelajar, dan insan pendidikan, Sekda menegaskan Hardiknas menjadi momentum untuk refleksi sekaligus menyalakan kembali semangat membangun pendidikan.
Membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Sekda Juaini menyampaikan pesan tegas: pendidikan adalah proses tulus mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun watak dan peradaban bermartabat.
“Kemendikdasmen memegang filosofi sistem Among Ki Hajar Dewantara: Asah, Asih, dan Asuh. Komitmen kita jelas, memanusiakan manusia dan mencetak SDM unggul sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya mengutip Mendikdasmen.
Fokus utama saat ini, kata dia, adalah penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam atau _Deep Learning_. Tujuannya, bukan hanya membuat siswa pintar, tetapi juga berkarakter dan siap membangun peradaban.
Untuk mendukung _Deep Learning_ dan pemerataan kualitas, pemerintah menyiapkan lima kebijakan strategis. Sekda merinci, melalui Program Hasil Terbaik Cepat, tahun 2025 ini pemerintah merevitalisasi 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Digitalisasi juga dikebut. Lebih dari 288.000 sekolah akan menerima Papan Interaktif Digital agar ruang kelas makin modern dan nyaman.
“Anak-anak kita harus belajar di lingkungan yang memerdekakan,” tegasnya.
Kabar gembira untuk para pahlawan tanpa tanda jasa. Pemerintah menempatkan kesejahteraan guru sebagai prioritas utama. Bagi guru yang belum S1, disiapkan beasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau senilai Rp3 juta per semester. Targetnya, 150.000 guru terfasilitasi hingga 2026.
Tak hanya itu, tunjangan sertifikasi resmi dinaikkan dan kini ditransfer langsung ke rekening guru setiap bulan, tanpa jeda. Berbagai pelatihan juga digelar, mulai dari bimbingan konseling hingga kecerdasan artifisial agar guru siap menghadapi tantangan zaman.
“Guru adalah agen peradaban. Kalau gurunya sejahtera dan kompeten, maka muridnya pasti hebat,” tutup Sekda, disambut tepuk tangan peserta upacara.
- Hardiknas 2026 di Lombok Timur ini menegaskan pesan kuat: pendidikan bermutu, guru sejahtera, dan siswa berkarakter menjadi kunci mewujudkan Indonesia Emas 2045.

