PAUD Lotim Raih Peringkat 14 Nasional Sulingjar 2026, Capaian 97,54% Jadi Penyemangat Peningkatan Mutu
LOTIM LOMBOKita – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur melalui Bidang Pembinaan PAUD berhasil meraih apresiasi nasional. Pada kegiatan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) PAUD Tahun 2026 terintegrasi Raport Pendidikan, Lotim menempati peringkat 14 dari 90 kabupaten/kota se-Indonesia.
Capaian ini didapat setelah sukses meraih nilai penilaian 97,54% dan raport dengan capaian 52% dari 1.100 lembaga PAUD yang dinilai Kemendikdasmen. Sulingjar 2026 merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini.
Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, L. Jauhari Marjani mengatakan, prestasi ini menjadi penyemangat sekaligus bahan evaluasi lanjutan bagi lembaga PAUD di Lotim.
“Ini tentu jadi penyemangat sekaligus evaluasi lanjutan untuk mendorong lembaga PAUD lingkup Dikbud Lotim memaksimalkan lagi proses input data di Dapodik secara cepat, valid dan berkualitas,” tegas Jauhari, Senin (10/8/2026).
Jauhari menjelaskan, Sulingjar merupakan instrumen untuk memotret kualitas lingkungan belajar di satuan pendidikan. Hasil survei diharapkan menjadi bahan evaluasi dan dasar penyusunan kebijakan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Ia mengajak seluruh satuan PAUD yang menjadi sasaran survei untuk berpartisipasi aktif dan menyukseskan pelaksanaan Sulingjar Tahun 2026.
“Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan pelaksanaan survei dapat menghasilkan data yang akurat sebagai dasar peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Kabupaten Lombok Timur,” pungkasnya.
Peringkat 14 nasional ini menjadi bukti komitmen Pemkab Lombok Timur dalam meningkatkan kualitas PAUD. Ke depan, Dikbud Lotim akan terus mendorong lembaga untuk melengkapi data Dapodik agar hasil evaluasi pendidikan semakin valid dan berdampak pada peningkatan layanan.
