Kerugian Akibat Banjir di Lotim Capai Rp2,1 Miliar
LOMBOKita – Akibat banjir yang melanda tiga desa di dua kecamatan yaitu Desa Labuhan Lombok, Desa Seruni Mumbul kecamatan Pringgabaya dan desa Perigi kecamatan Suela, yamg memendam ribuan rumah, Senin (14/12), istimasi kerugian mencapai Rp 2.1 miliar.
“Eastimasi kerugian akibat banjir yang melanda Tiga desa di dua kecamatan ini, mencapai Rp 2,1 miliar,” ungkap Iwan Setiawan Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Lombok Timur.
Dikatakan Iwan, kerugian material yang di alami ribuan rumah warga yang terendam banjir ini, sebagaian besar kerugian akibat rusaknya perabot rumah tangga, seperti kulkas, komporgaa, Tv dan lain lain
“Hasil pendataan jumlah rumah warga yang rusak akibat terendam banjir, di dua desa di kecamatan Priringgabaya, sebanyak 1.945 unit rumah,” katanya.
Sedangkan di desa Perigi kecamatan Suela, jumlah rumah warga yang rusak akibat terendam banjir sebanyak dua tembok rumah warga jebol, dan satu tembok SD.
“Penanganan bantuan sementara, menggunakan dana tak terduga pemkab,” jelasnya.
Sedangkan menurut Iwan, terkaiat penanganan kerugian keseluruhan, pihaknya akan mengusulkan ke pemerintah provinsi dan Badan Nasional Penanggulangan Becana (BNPB),
“Untuk kerugian, penangananya kita akan mengusulkan ke Provinsi dan BNPB, dan yang di usulkan yang prioritas,” jelasnya
Ditegaskan, saat ini pihaknya masih dalam kesiapsiagaan sambil menyalurkan bantuan makanan siap saji kepada warga korban banjir. Selain diberikan bantuan makanan pihak BPBD juga memberikan fasilitas tempat tidur seperti selimut, kasur, dan alat kebersihan.
“Untuk membantu membersihkan rumah warga yang terkena banjir, kami mensiagakan pasukan BPBD termasuk di bantu anggota TNI Polri, termasuk PMI,” sebutnya.
Kondisi lokasi banjir saat ini, Iwan juga menyebutkan air sudah mulai surut, dan tengah dilakukan pembersihan rumah bersama warga.
