Ditinggal Nikah, Pemuda di Loteng Nekat Minum Racun. Beruntung Diselamatkan Babinsa
LOMBOKita – Tindakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Darmaji Serda Rusdin patut diacungi jempol.
Berkat kesigapan Serda Rusdin, salah seorang warga Dusun Nonjok Desa Praymeke Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Loteng dibantu warga setempat, Sapar Suryadi (40 tahun) gagal bunuh diri.
Ketika itu, Sapar Suryadi hendak mengakhiri hidup di kamar mandi. Terlihat dimulutnya mengeluarkan busa dan muntah-muntah diduga telah meminum cairan racun.
Peristiwa itu diketahui oleh warga dan warga telpon Babinsa Darmaji Serda Rusdin selanjutnya Serda Rusdin cepat-cepat mengambil tindakan dengan mengangkat Sapar Suryadi yang sudah tergeletak di kamar mandi dan dibawa ke puskesamas Kopang.
“Untuk sementara menyelamatkan nyawa korban dulu yang lebih penting, sebelum kita mencari apa penyebab dan bagaimana kronologisnya hal ini bisa terjadi,” demikian diungkapkan Danramil 1620-03/Kopang Kapten Ali Murtono sesaat menerima laporan dari Babinsa Darmaji Serda Rusdin yang saat itu berada di TKP di Dusun Montong Buak Desa Darmaji Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (03/01/2021).
Penyelamatan Sapar Suryadi dibantu oleh warga setempat dan aparat kepolisian Kopang.
Sementara satu hari sebelumnya diketahui oleh warga, Sapar Suryadi pernah memakan obat nyamuk namun sempat dicegah oleh warga dan aksi ini diduga karena Sapar Suryadi ditinggal nikah pacarnya.
Sementara itu, Kapolsek Kopang AKP Suherdi membenarkan peristiwa, sekitar pukul 09.30 wita Sapar ditemukan tergeletak di kamar mandi pacarnya yakni di Dusun Montong Buak Desa Darmaji Kecamatan Kopang. Dia sendiri ditemukan oleh ibu pacarnya dalam keadaan pingsan dengan mulut berbusa.
“Ibu pacarnya kaget menemukan sapar didalam kamar mandi dengan kondisi seperti itu, kemudian dia langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Darmaji,” kata Kapolsek.
Mengetahui hal tersebut, Petugas polsek Kopang dan Bhabinkamtibmas beserta Babinsa langsung mendatangi lokasi kejadian. Mengingat kejadian tersebut sempat meresahkan warga setempat.
“Personel langsung menuju tempat kejadian untuk lakukan evakuasi, sapar segera dibawa ke Puskesmas Kopang untuk mendapat perawatan medis,” ujar Suherdi.
Sementara itu, Aipda Hadi Hermanto Bhabinkamtibmas Desa Darmaji menerangkan bahwa informasi dari warga setempat korban Sapardi pada hari minggu (02/1) juga sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan cara memakan obat nyamuk. Aksinya tersebut dilakukan setelah mengetahui pacarnya akan menikah dengan pria lain, namun aksinya dapat dicegah oleh warga setempat.
“Hari sabtu kemarin yang bersangkutan juga sempat lakukan percobaan bunuh diri setelah mendapat kabar bahwa pacarnya akan menikah dengan pria lain, beruntung aksinya cepat dicegah,” kata Hadi.
Sekarang sapar sudah berada di puskesmas Kopang untuk mendapatkan perawatan. Pihak puskesmas masih belum memastikan jenis racun yang diminum Sapar, mengingat kondisinya masih belum bisa dimintai keterangan.
