Wabup Lotim Harapkan Peran Ponpes Cegah Perkawinan Anak

Keterangan foto: wakil Bupati lombok Timur HM Edwin Hadiwijaya melakukan silaturrahmi ke ponpes Al Badriyah Rarang

LOTIM LOMBOKita – Pencegahan perkawinan anak menjadi salah satu upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur sebagai salah satu langkah percepatan penurunan stunting. dan pemkab berharap Ponpes memiliki peran membantu pemeringah melalui pencegahan perkawinan dini.

” pemerintah berharap, pondok pesantren untuk turut aktif menyosialisasikan pentingnya pencegahan perkawinan anak sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting,” Ungkap Wakil Bupati Lombok Timur HM Erwin Hadiwijaya dalam acara Silaturrahmi dengan pengurus guru dan santri Yayasan Pondok Pesantren Al Badriyah Rarang, Kecamatan Terara.

Menurut Wabup, Perkawinan anak, jelas berdampak terhadap kesehatan ibu dan anak. Pernikahan pada usia yang belum matang secara fisik dan psikologis berpotensi menyebabkan kehamilan berisiko, kekurangan gizi pada ibu hamil, hingga kelahiran anak dengan kondisi stunting.

“Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk pola pikir dan karakter generasi muda. ” Katanya.

Hal itu dilakukan melalui edukasi dan pembinaan yang berkelanjutan, dan pemerintah berharap pesantren dapat menjadi mitra pemerintah dalam memberikan pemahaman kepada santri, wali santri, dan masyarakat tentang pentingnya menunda usia perkawinan hingga mencapai usia yang matang.

” pencegahan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk tokoh agama dan lembaga pendidikan keagamaan,” Ujarnya.

Sehingga diharapkan pesan-pesan moral dan keagamaan yang disampaikan di lingkungan pesantren mampu memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesiapan fisik, mental, dan ekonomi sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pondok pesantren, diharapkan angka perkawinan anak dapat ditekan, sehingga target penurunan stunting di Kabupaten Lombok Timur dapat tercapai.

Pemda berkomitmen menggencarkan sosialisasi, edukasi, serta pendampingan kepada masyarakat guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas untuk mewujudkan Lombok Timur sejajtera, maju, adil, religius, dan transparan. .