Potensi Besar Wisata Kuliner NTB
Sejatinya untuk mengembangkan industri pariwisata di NTB tak hanya mengandalkan tujuan wisata, tapi kuliner juga harus dikembangkan sebagai suatu atraksi guna menarik minat wisatawan berkunjung ke NTB.
Cukup Strategis Pengembangan pariwisata, terutama terkait dengan wisata kuliner dinilai cukup strategis. Karena itu keberadaan Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJI) tak bisa dipisahkan dengan upaya pengembangan wisata kuliner di NTB.
Wakil Gubernur NTB H M Amin menilai peran APJI sangat strategis, terutama di tengah upaya mengembangkan industri pariwisata, karenanya pemerintah menyambut baik kehadiran APJI, dan siap mendukung program-program yang akan dilaksanakan APJI bersama instansi terkait.
Seiring dengan predikat NTB sebagai daerah yang memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia, APJI sebagai organisasi berkomitmen untuk melestarikan dan menumbuhkembangkan semangat masyarakat agar mencintai kuliner khas daerah.
APJI NTB bisa berperan maksimal dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pariwisata melalui wisata kuliner khas daerah, sehingga mampu mendatangkan manfaat bagi kesejahteraaan masyarakat.
Sejatinya hal ini sejalan dengan branding wisata halal atau halal tourism yang digalakkan pemerintah daerah NTB saat ini.
Sementara Ketua Umum DPP APJI Rahayu Setiowati menjelaskan keberadaan Food LCC Center diharapkan mampu menjadi contoh bagi daerah lainnya sebagai ikhtiar APJI dalam rangka melestarikan makanan khas daerah dan menamanamkan semangat masyarakat agar mencintai kuliner, selain mempromosikan pariwisata daerah.
Hal terpenting dalam mempromosikan kuliner khas daerah adalah penataan rasa dan mejaga kualitas sebagaimana komitmen APJI.
Karena itu para anggota APJI diharapkan agar selalu konsisten menjalankan tugasnya dengan menyatukan visi dan misi seluruh anggota APJI mencintai produk dalam negeri.
Dengan modal objek wisata yang menarik dan kekayaan kuliner yang bercita rasa tinggi NTB optimistis mampu mewujudkan target kunjungan wisatawan sebangak 4 juta pada 2018.
Kepala Dinas Pariwisata NTB mengatakan hingga Oktober 2017 angka kunjungan wisatawan 3,1 juta dari target 3,5 juta orang untuk 2017.
Target 4 juta ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang ada. Namun hal ini bukan tanpa hambatan dan rintangan, tapi kita tetap optimistis dapat tercapai.
