Polres Lotim Minta Tambahan Pasukan Amankan Pilkada
LOMBOKita – Polres Lombok Timur meminta bantuan pengamanan 3 Satuan Setingkat Kompi ke Polda NTB, kemudian pasukan Brimob untuk mengamankan jalannya pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil bupati yang bersamaan dengan pemilihan Gubenur dan Wakil Gubenur NTB.
“Kami telah meminta tambahan personel ke Polda NTB sejumlah 3 SSK,” tegas Kapolres Lotim, AKBP M Eka Fathurrahman, S,ik di kantornya, Jumat (19/1/2018).
Ia menjelaskan adanya penambahan personel ini akan memback-up pengamanan yang dilakukan Polres yang melibatkan seluruh personel, baik yang berada di Polres maupun Polsek.
Kapolres menegaskan, pengamana tidak saja pada hari pencoblosan, tapi sejak mulai tahapan Pilkada harus mendapatkan pengamanan agar setiap proses bisa berjalan sesuai jadwal yang telah disusun KPU sebagai penyelenggara.
“Selain kami juga pengamanan dibantu oleh pihak TNI, Pol.PP dan Linmas untuk bersama-sama menciptkan situasi kamtibmas yang aman dan lancar,” kata Eka Fathurrahman.
Apakah ada permintaan personel ke Brimob Mabes Polri?, mantan Kapolres Bima ini menjawab belum dilakukan karena masih melihat situasi terlebih dahulu. “Kalau eskalasi keamanan meningkat, bisa saja dilakukan, seperti pengamanan pilkada tahun sebelumnya, kita minta BKO Brimob Kepala 2,” ujarnya.
Kapolres menambahkan, untuk biaya pengamanan Pilkada sebesar Rp3 Miliar untuk Polres, sedangkan untuk Kodim sebesar Rp1 Miliar sehingga berjumlah Rp 4 Milyar dari jumlah yang diajukan belasan miliar rupiah.
