Polisi Tunggu Laporan Pemilik Sikapi Perusakan Kawat Berduri
LOMBOKita – PT Temada Pumas Abadi belum mengambil sikap terkait aksi pengerusakan pagar kawat saat Festival Bau Nyale di Lapangan Tampah Boleq sekitar Pantai kaliantan pada Minggu malam.
“Perusahaan belum mengambil sikap terhadap kasus pengerusakan yang dilakukan warga atas pagar kawat berduri yang dipasang perusahaan,” kata juru bicara perusahaan PT Temada Pumas Abadi, Surya Jaya saat dikonfirmasi melalui ponselnya.
Surya Jaya bahkan mengaku belum mengetahui adanya pengerusakan tersebut, sehingga akan dilakukan kroscek ke lapangan.
“Saya belum bisa berbicara apa-apa mengenai masalah ini,”katanya.
Berita sebelumnya: Halangi Perayaan Bau Nyale, Pagar Berduri Kaliantan Dirusak Warga
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Joko Tamtomo,S.ik saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus pengerusakan pagar kawat milik perusahaan di wilayah Tampah Boleq tempat berlangsungnya kegiatan Bau Nyale.
Pihak kepolisian belum menindaklanjuti kasus itu karena belum ada laporan dari pemilik lahan yang merasa keberatan atas aksi pengerusakan tersebut.
” Memang kami sudah terima laporan,akan tapi laporan dari pemilik lahan belum ada,makanya kami belum bisa menindaklanjutinya,” tandas Joko Tamtomo.
