Pemkot Mataram Salurkan Bantuan Korban Banjir Lombok Timur

Jembatan di Kec Sambelia Lombok Timur NTB putus diterjang banjir.

LOMBOKita – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kabupaten Lombok Timur.

“Dua truk yang membawa bantuan itu memuat selimut, beras, buku dan pakaian sekolah,” kata Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang di Mataram, Rabu.

Martawang yang baru saja kembali dari Kabupaten Lombok Timur untuk proses penyerahan bantuan tersebut mengatakan, dua truk bantuan itu diserahkan langsung ke pada Camat Jerowaru untuk didistribusikan sesuai dengan kebutuhan yang diatur oleh pihak kecamatan.

“Harapannya, bantuan itu dapat meringankan dan bermanfaatkan untuk pemulihan para korban banjir saat ini,” katanya.

Lebih jauh Martawang mengatakan, pengiriman bantuan ke Kabupaten Lombok Timur dilakukan pemerintah kota sama seperti membantu korban-korban banjir di daerah lain seperti di Bima pada Januari 2017.

Penyaluran bantuan itu merupakan salah satu bentuk perhatian, simpati dan rasa kemanusiaan dari pejabat serta masyarakat Kota Mataram.

“Bantuan bersumber dari dana yang dihimpun pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di kota ini, serta dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mataram,” katanya.

Sementara Ketua Baznas Kota Mataram H Mahsar Malacca yang dikonfirmasi menyebutkan, total bantuan untuk korban banjir di Lombok Timur sebesar Rp100 juta.

Dana yang dialokasikan untuk membantu para korban banjir di Lombok Timur itu sama dengan bantuan yang diberikan ketika terjadi Banjir di Bima awal tahun lalu.

“Tapi bantuan yang diberikan bukan berupa uang tunai melainkan berupa barang-barang dan sembako yang dibutuhkan para korban banjir,” katanya.

Dana tersebut, katanya menambahkan, bersumber dari zakat, infak dan sedekah (ZIS) para ASN lingkup Pemerintah Kota Mataram tahun 2017.

Banjir yang terjadi di Kabupaten Lombok Timur pada Sabtu petang (18/11), disebabkan meluapnya bendungan Pandandure di Suwangi karena intensitas meningkatnya intensitas hujan selama tiga hari dan terjadi di dua kecamatan yakni Kecamatan Keruak dan Kecamatan Jerowaru yang merupakan banjir yang pertama terjadi di wilayah Kabupaten Lombok Timur bagian selatan.