Ketahui Penyebab Perut Kembung
Perut kembung bisa terjadi pada siapa saja. Tentu saja kondisi ini membuat penderitanya merasa tidak nyaman. Perut kembung disebabkan oleh adanya kelebihan gas pada lambung atau usus akibat proses pemecahan makanan menjadi energi.
Bila kelebihan gas terjadi pada lambung atau usus bagian atas, maka Anda akan merasakan perut kembung, begah dan sendawa yang berlebihan.
Sementara, bila kelebihan gas terjadi pada usus yang lebih rendah, maka bisa mengakibatkan perut kembung dan frekuensi kentut meningkat.
Menurut dokter Agustina, General Practicioner dari Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village, terdapat beberapa faktor yang bisa menyebabkan perut kembung, yaitu:
1. Udara yang tertelan saat makanan, minum atau mengunyah permen karet.
2. Mengonsumsi makanan yang menimbulkan gas secara berlebihan. Makanan ini antara lain produk susu yang mengandung laktosa (roti, sereal, dan salad dressing), fruktosa dan sorbitol dalam buah-buahan dan pemanis, sayuran (asparagus, brokoli, toge, kol, kembang kol, mentimun, paprika hijau, bawang, kacang polong, lobak, kentang mentah, buncis dan kacang-kacangan), buah-buahan (pisang, melon, pir, dan apel mentah), telur, minuman (minumam berkarbonasi, minuman buah, bir, dan anggur merah), gorengan dan makanan berlemak, serta gula.
3. Sembelit.
4. Obat-obatan atau suplemen gizi tertentu.
5. Gangguan pencernaan seperti, penyakit celiac, dumping syndrome, mlergi makanan atau intoleransi laktosa, GERD gastroparesis (sering terjadi pada orang dengan diabetes), irritable bowel syndrom, dan tukak lambung atau sakit mag yang parah.
Bila perut kembung yang Anda alami terjadi dalam waktu lama, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter. Namun, untuk menghindari perut kembung, bisa dilakukan dengan mengurangi konsumsi makanan atau minuman bergas, menghindari kebiasaan makan dengan cepat atau sambil berbicara, dan rutin berolahraga untuk meningkatkan meningkatkan pergerakan udara di dalam saluran pencernaan.

Komentar ditutup.