Kapolres Ingatkan PPDP Teliti Coklit Data Pemilih

Apel siaga petugas Coklit dalam pemilih di lapangan tugu Selong.

LOMBOKita – Kapolres Lombok Timur, AKBP M Eka Fathurrahman mengingatkan seluruh Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) bersama dengan PPK dan PPS agar teliti selama melakukan coklit data pemilih.

Kesalahan dalam melakukan pendataan pemilih pilkada, pileg dan pilpres bisa jadi pemicu timbulnya keributan di tengah-tengah masyarakat

“Saya minta agar petugas lebih berhati-hati dalam melakukan coklit data pemilih agar tidak menjadi masalah,” tegas Kapolres saat apel siaga petugas PPDP di lapangan tugu Selong.

Ia mencontohkan, sebagai bukti dalam Pilkades serentak yang baru saja dilaksanakan di 158 desa di Lombok Timur, meski telah berlangsung aman dan lancar, tapi terdapat beberapa desa yang bermasalah. Hal ini disebabkan adanya masyarakat yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), sehingga melakukan protes terhadap panitia penyelenggara yang ada.

“Apa yang terjadi dalam Pilkades hendaknya menjadi bahan pembelajaran bagi KPU bersama jajarannya untuk lebih selektif lagi dalam melakukan pendataan,” ujarnya.

Namun yang jelas, tambah mantan Kapolres Bima, pihaknya tetap akan memberikan keamanan bagi petugas yang melaksanakan Coklit untuk mensukseskan Pilkada Gubenur/Wakil gubenur, Bupati/Wakil Bupati Lotim ini.

“Sudah menjadi kewajiban kami selaku aparat untuk memberikan rasa aman kepada pihak penyelenggara pemilu,” katanya.

Hal yang sama dikatakan Ketua KPU Lotim, M Saleh. Dia menegaskan, semua petugas untuk cermat dan teliti dalam melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang ditemuinya, apakah sudah betul-betul terdaftar ataukah tidak.

“Saya sepakat dengan apa yang dikatakan Kapolres terhadap masalah data pemilih harus dilakukan dengan baik, kalau tidak kita ingin terjadi masalah,” ujar Saleh.