Arus Penumpang dari Bali Mulai Berdatangan ke Lombok

Aktivitas penyeberangan di pelabuhan Lembar Lombok Barat

LOMBOKita – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat HM Najib menyebutkan sudah ada 2.000 orang yang datang dari Bali melalui Pelabuhan Lembar sejak terjadinya erupsi Gunung Agung.

“Informasi tersebut kami dapat dari kepolisian dan media. Tapi kami belum mengetahui secara pasti apakah semuanya pengungsi atau hanya sebagian saja,” kata Najib di Gerung, Senin.

Hingga sejauh ini, kata dia, aparat di tingkat desa maupun kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Barat, belum memberikan laporan tentang adanya pengungsi dari Bali.

Namun upaya pendataan akan dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi mereka yang memilih Kabupaten Lombok Barat sebagai tempat berlindung sementara.

“Kemungkinan para pengungsi berada di rumah keluarganya, tapi belum melapor. Dan tidak hanya di Lombok Barat, tapi mereka menyebar di Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Utara dan Kota Mataram,” ujarnya.

Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Lembar Denny Nurdiana Putra, juga mengakui adanya arus kedatangan orang dari Pelabuhan Padang Bai, Bali, sebanyak 2.000 orang sejak Jumat (24/11), atau satu hari sebelum Gunung Agung erupsi kembali.

Informasi tersebut diperoleh dari posko informasi yang ada di Pelabuhan Padangbai, Bali.

“Kami tidak bisa memastikan apakah semuanya pengungsi atau sebagian orang Lombok yang bekerja di Bali, kemudian pulang kampung karena khawatir dengan erupsi Gunung Agung,” katanya.

Terkait dengan kondisi arus penumpang di Pelabuhan Lembar, Denny mengatakan ada peningkatan kedatangan orang dari Pelabuhan Padang Bai dari rata-rata 300 orang pada Minggu (26/11), menjadi 500 hingga 600 orang pada Senin (27/11) sore hari.

Ia memperkirakan kondisi tersebut disebabkan penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali, setelah erupsi Gunung Agung makin membesar.

“Bandara Ngurah Rai ditutup sejak Senin pagi. Kalau kemarin Bandara Internasional Lombok yang ditutup,” ujarnya.