Adil dan Sejahtera

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lombok Timur 2018-2023 disebutkan bahwa Visi Lombok Timur 2018-2023 adalah “Lombok Timur yang Adil, Sejahtera, dan Aman”.

Dari sisi ekonomi, sejahtera yakni ketika setiap warga masyarakat terpenuhi kebutuhan pokoknya paling tidak berupa pangan, sandang, papan. Adalah tidak adil manakala kesejahteraan (welfare) itu hanya dinikmati oleh segelintir warga masyarakat yang tergolong lapisan atas.

Oleh karena itu, agar adil, maka kesejahteraan dimaksud hendaknya dapat dinikmati oleh segenap lapisan masyarakat.

Fenomena kesejahteraan yang hanya dinikmati oleh segelintir warga masyarakat lapisan atas dikenal dengan ketimpangan (disparity) atau disebut juga ketidakadilan. Ketika kesejahteraan dapat dinikmati oleh segenap lapisan masyarakat dikenal dengan pemerataan (equality) atau disebut juga keadilan (fairness). Dari sudut pandang teori ekonomi yang dikenal dengan “trickle down” bahwa boleh saja kesejahteraan itu dinikmati hanya oleh segelintir warga masyarakat lapisan atas karena “kue kesejahteraan” itu kemudian akan menetes kebawah kepada warga masyarakat lapisan menengah dan lapisan bawah.

Berdasarkan “Kurva U terbalik” yang dikemukakan Simon Kuznets (1955) dimana pada tahap awal akan terjadi peningkatan ketimpangan atau ketidakadilan ketika kesejahteraan itu dinikmati oleh segelintir warga masyarakat lapisan atas, akan tetapi melalui “trickle down”, kue kesejahteraan itu akan menetes kebawah kepada warga masyarakat lapisan menengah dan lapisan bawah, kemudian pada tahap selanjutnya ketimpangan atau ketidakadilan bakal menurun sehingga tercipta pemerataan atau keadilan.

Menurut Joseph E.Stiglitz (2014) peraih nobel ekonomi tahun 2001 bahwa Kurva U terbalik yang dikemukakan Kuznets tersebut sejak tahun 1970-an dan 1980-an sudah tidak lagi relevan, demikian halnya dengan teori “trickle down”.

Oleh karena itu, Stiglitz mengusulkan teori “trickle up” sebagai pengganti teori “trickle down”. Implikasi dari teori “trickle up” yang dikemukakan Stiglitz yakni kebijakan pemerintah untuk menurunkan ketimpangan atau ketidakadilan sehingga terciptanya pemerataan atau keadilan.

Dalam konteks agenda pembangunan global yakni Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030 atau Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 yang disepakati oleh negara-negara di dunia dimana menurunkan ketimpangan merupakan tujuan ke-10 dari 17 tujuan SDGs 2030.

Dalam tulisan ini, dibahas mengenai mengenai apa indikator yang dapat digunakan untuk mengukur keadilan tersebut?. Beberapa indikator yang dapat digunakan antara lain Indeks Gini, Indeks Williamson, dan Indeks Theil.

Dalam pada itu, Indeks Gini dikemukakan oleh Corrado Gini, seorang pakar statistik Italia dalam karyanya “Variability and Mutability”. Indeks Williamson dicetuskan oleh Jeffrey G.Williamson dari Universitas Wisconsin Amerika Serikat dalam karyanya “Regional Inequality and the Process of National Development: A Description of the Patterns”. Dan Indeks Theil dikemukakan oleh Henri Theil dari Universitas Erasmus Rotterdam Belanda.

Ketiga indeks tersebut yakni Indeks Gini, Indeks Williamson maupun Indeks Theil memiliki nilai berkisar antar 0 (nol) dan 1 (satu). Artinya jika nilai ketiga indeks tersebut mengalami penurunan mendekati 0 berarti semakin merata atau adil. Demikian sebaliknya jika nilai ketiga indeks tersebut mengalami peningkatan mendekati 1 berarti semakin timpang atau tidak adil.

Menurut Agus Salim (2016) bahwa kategori tingkat ketimpangan berdasarkan nilai ketiga indeks tersebut meliputi ketimpangan sangat rendah (<0,20), ketimpangan rendah (0,20-0,39), ketimpangan sedang (0,40-0,59), ketimpangan tinggi (0,60-0,79), dan ketimpangan sangat tinggi (≥0,80).

Berdasarkan penelitian Lembaga SMERU (2015) diperoleh bahwa nilai Indeks Gini Lombok Timur pada tahun 2015 sebesar 0,27 atau tergolong pada tingkat ketimpangan rendah. Disisi lain dengan menggunakan Indeks Williamson berdasarkan hasil perhitungan penulis diperoleh nilai Indeks Williamson Lombok Timur pada tahun 2019 sebesar 0,17 atau tergolong pada tingkat ketimpangan sangat rendah.

Sumber data yang penulis gunakan dalam perhitungan tersebut adalah data jumlah penduduk dan PDRB yang dipublikasikan oleh BPS Lombok Timur dan BPS NTB.

Perhitungan Indeks Williamson Lombok Timur tahun 2020 belum bisa dilakukan karena belum tersedianya data PDRB Lombok Timur tahun 2020.

*Ir. Lalu Muh. Kabul, M.AP
Ketua Koalisi Kependudukan Kab.Lombok Timur

dewatogel88

dewatoto

dewaslot88

dewaselot

dewatoto

dewaselot

pilot138

dewatogel88

dewatoto88

pilot138

torpedo99

neko777

dewatoto

panenslot

ace99play

ace99play

slot anti rungkat

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

slot anti rungkat

slot starlight princess

mahjong ways 2

ace99play

ace99play

aceplay99

Alpha4d

alpha4d

alpa4d

alpha4d

alpha4d

alpha4d

alpha4d

alpha4d

alpha4d

alpha4d

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Pengamatan Perkembangan Konsumsi Konten Digital yang Menunjukkan Lonjakan Signifikan
Perubahan Pola Online Muncul Seiring Habanero Semakin Sering Terlihat
Struktur Analisis Alur Permainan Mahjong Ways Kasino Online melalui Momentum Sesi dan Aktivitas Gameplay
Elaborasi Sebaran Winrate Dinamis Mahjong Ways Terkait Pola Bermain dan Pergerakan Modal
Eksplorasi Mekanisme RTP Adaptif Mahjong Ways dalam Membentuk Pola Bermain Berdasarkan Jam dan Distribusi Modal
Interaksi Pengguna Mulai Berubah Ketika Mahjong Ways 2 Tampil Lebih Konsisten
Starlight Princess Hadirkan Bonus Bintang Premium dengan Peluang Hadiah Maksimal
Super Scatter Tawarkan Bonus Tambahan melalui Sistem yang Lebih Cepat
Pendalaman Pola Ritme Sesi Mahjong Ways Kasino Online terkait Spin dan Dinamika Permainan
Eksplorasi Sebaran Simbol Tinggi Mahjong Ways Kasino Online dalam Observasi Premium dan Variasi Gameplay
Mahjong Ways Menyajikan Bonus Kombinasi Baru dengan Nilai yang Lebih Tinggi
Studi Pertumbuhan Platform Interaktif dalam Menunjang Hiburan Modern
Kajian Terkini tentang Perubahan Hiburan Digital di Era Mobile First
Eksplorasi Pola Ritme Permainan Mahjong Ways Kasino Online dalam Fase Akhir dan Variasi Gameplay
Interpretasi Sebaran Simbol Tinggi Mahjong Ways Kasino Online melalui Observasi Simbol Premium dan Dinamika Gameplay
Analisis Ritme Tumble Mahjong Ways Kasino Online berdasarkan Tempo Perputaran dan Perubahan Dinamika Gameplay
Pemetaan Pola Tumble Mahjong Ways Kasino Online dilihat dari Kecepatan Alur dan Tingkat Intensitas Permainan
Kajian Peran Scatter Mahjong Ways Kasino Online dalam Sesi Bermain Singkat serta Ragam Perubahan Gameplay
Pengamatan Variasi Tumble Mahjong Ways Kasino Online melalui Perubahan Tempo dan Hasil Gameplay yang Muncul
Telaah Mekanisme Tumble Aktif Mahjong Ways Kasino Online lewat Rangkaian Alur Beruntun dan Aktivasi Fitur Gameplay
Frekuensi Tumble Mahjong Ways Kasino Online ditinjau dari Tempo Tumble dan Dinamika Gameplay
Karakter Frekuensi Tumble Mahjong Ways Kasino Online dalam Tinjauan Tempo serta Intensitas Permainan
Eksplorasi Evaluasi Scatter Mahjong Ways Kasino Online pada Konteks Sesi Singkat dan Variasi Gameplay
Transformasi Frekuensi Tumble Mahjong Ways Kasino Online dalam Kerangka Tempo dan Keragaman Output Gameplay
Struktur Tumble Aktif Mahjong Ways Kasino Online berdasarkan Dinamika Alur Beruntun serta Pola Aktivasi Gameplay