Plus Minus Konsumsi Keong Sawah
LOMBOKita – Pernyataan Menteri Pertanian terkait kandungan protein keong sawah, inilah beberapa plus-minus konsumsi keong sawah.
Dilansir dari situs halosehat, keong sawah sering diperoleh di daerah persawahan. Hewan bercangkang dan berlendir ini bagi sebagian orang dianggap menjijikkan untuk dikonsumsi. Akan tetapi bagi sebagian yang lain justru sangat dicari karena manfaatnya. Banyak pro kontra mengenai efek makan keong sawah.
Walaupun begitu, keong sawah memang mempunyai efek positif dan negatif bagi kesehatan tubuh. Untuk itu, tidak perlu mendebatkan lagi tentang konsumsi keong sawah. Jika memang kandungan ini bermanfaat bagi tubuh Anda, maka jangan segan untuk rajin memakannya.
Namun sebaliknya, jika keong sawah ini justru merugikan kesehatan atau Anda terlalu jijik untuk memakannya memang sangat disarankan untuk menjauhinya. Berikut adalah ulasan mengenai efek positif dan negatif dari makan keong sawah.
Efek Positif Makan Keong Sawah
Bagian yang dimakan dari keong sawah adalah bagian dagingnya yang sudah dipisahkan dari kelenjar racunnya. Penelitian mengenai kandungan gizi dalam daging keong sawah telah banyak dilakukan. Dari penelitian tersebut mulai terungkap kandungan gizi yang dimiliki keong sawah. Berikut beberapa kandungan gizi keong sawah yang sangat bermanfaat bagi tubuh:
1. Omega 3, 6, 9
Siapa yang menyangka bahwa hewan kecil seperti keong sawah mempunyai kandungan omega 3, omega 6, dan omega 9 yang tinggi. Ketika nutrisi ini sangat bermanfaat untuk tubuh. Omega 3 dan omega 6 adalah asam lemak esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Oleh karena itu harus ada sumber makanan kaya omega 3 dan 6 yang dikonsumsi untuk mendapatkan kedua nutrisi ini.
Nutrisi ini sangat penting dalam perkembangan otak, mengatur keteraturan tekanan darah, dan mendukung sistem kekebalan tubuh. Omega 9 termasuk ke dalam asam lemak non-esensial. Tubuh dapat memproduksi omega 9 melalui lemak tak jenuh dalam tubuh. Kandungan omega 9 berkhasiat dalam mendukung sistem kekebalan tubuh dan mengontrol kolesterol jahat dalam tubuh. Selain itu, omega 3, 6, dan 9 juga sangat berperan dalam kecantikan dan kesehatan rambut.
2. Protein
Keong sawah juga mengandung protein yang tinggi. Berdasarkan penelitian, kandungan protein dalam keong sawah bahkan mencapai 50 %. Keong sawah dapat menjadi alternatif sumber protein hewani selain dari daging. Hal ini didukung dengan harga keong sawah yang relatif terjangkau. Kandungan protein hewani ini sangat berkhasiat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, membantu proses pertumbuhan, dan mencegah penyakit kwashiorkor.
3. Kalsium
Kalsium tidak hanya diperoleh dari susu. Keong sawah pun juga memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi. Dalam 100 gram daging keong sawah terdapat kandungan kalsium sekitar 217 mg. Dan percayakah Anda bahwa kandungan kalsium setinggi ini sama saja dengan kita meminum 1 gelas susu. Jika Anda atau anak Anda tidak suka atau tidak dapat minum susu sapi, konsumsi keong sawah dapat menjadi salah satu solusinya. Kalsium sangat bermanfaat untuk pertumbuhan tulang, gigi, kesehatan jantung, dan sistem syaraf.
4. Vitamin
Manfaat lain dari konsumsi keong sawah adalah tercukupinya kebutuhan vitamin bagi tubuh. Keong sawah mengandung vitamin A, vitamin E, dan folat. Seperti yang kita ketahui, asupan vitamin A sangat dibutuhkan untuk kesehatan mata. Asupan vitamin E berkhasiat dalam proses regenerasi kulit dan kesehatan kulit. Asam folat adalah nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil untuk perkembangan janin.
