TNI/Polri Jamin Keamanan Presiden Selama di Lombok
LOMBOKita – Ratusan anggota TNI dan Polri yang bertugas di wilayah Nusa Tenggara Barat, khususnya Pulau Lombok, melaksanakan apel persiapan pengamanan kunjungan Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo yang dijadwalkan pada Kamis (23/11).
Apel pasukan yang digelar pada Rabu pagi di landas pacu eks Bandara Selaparang, Kota Mataram, dipimpin oleh Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf.
Dalam kegiatan itu, turut hadir Kapolda NTB yang diwakili Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Dewa Putu Maningka Jaya, Danlanal Mataram Kolonel Mar Djentayu Suprihandoko, Danlanud Rembiga Kolonel Pnb Dodi Fernando dan Assintel Kasdam IX/Udayana. Begitu juga dengan Dandim jajaran Korem 162/WB beserta Kapolres jajaran Polda NTB turut hadir.
Tidak hanya ratusan personel, sarana dan prasarana penunjang seperti kendaraan pengamanan dan keselamatan juga turut disiapkan. Penyiapan sarana dan prasarana itu untuk memastikan kondisinya siap digunakan untuk pengamanan VVIP.
Dalam amanatnya Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin yang disampaikan Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf menyampaikan bahwa apel gelar pasukan itu untuk memastikan sinergi dan kerja sama seluruh unsur yang turut terlibat dalam giat pengamanannya.
“Kepada seluruh personel yang bertugas diminta untuk tetap memegang amanah tugas masing-masing, tanggung jawab dan tentunya menjaga rantai komando dengan baik agar pelaksanaan pengamanan ini dapat tercapai secara maksimal,” kata Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf.
Terakhir, dalam amanatnya Pangdam IX/Udayana memerintahkan seluruh personel yang terlibat untuk memahami dan menjalankan prosedur tetap dalam pengamanan VVIP. Apabila menemukan atau pun menghadapi gangguan dalam proses pelaksanaan pengamanan, diperintahkan untum segera melapor.
“Tetap jaga garis koordinasi, jika ada hal-hal menonjol dalam pelakaanaan tugas, segera laporkan,” ujarnya.
Presiden RI Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo dijadwalkan melakukan kunjungan ke NTB pada Kamis (23/11) dalam rangka menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU yang akan berlangsung 23-25 November 2017.
Munas Alim Ulama dan Konbes NU itu merupakan forum tinggi kedua setelah Muktamar dalam NU yang rencananya akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo.
Diperkirakan tidak kurang dari 1.000 ulama se-Indonesia akan hadir pada event nasional tersebut, begitu juga dengan sejumlah Menteri Kabinet Kerja beserta tokoh masyarakat lainnya.
