FP2M Gelar Peringatan Maulid Nabi di Meang, Semarakkan Kebersamaan Masyarakat
LOMBOKita – Forum Pemuda Peduli Masyarakat Meang (FP2M) sukses menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Masjid Nurul Ihsan, Meang, Kamis (26/9).
Acara ini dibuka dengan penuh semangat oleh masyarakat yang antusias dalam menyambut peringatan hari besar Islam tersebut. Peringatan Maulid ini menjadi salah satu ajang berkumpulnya warga untuk mempererat tali silaturahmi, sekaligus sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalam laporan acara, Herianto selaku Ketua Panitia menyampaikan apresiasinya kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Ia menuturkan, acara peringatan Maulid Nabi ini selain untuk merayakan hari kelahiran Rasulullah, juga sebagai upaya untuk mengajak masyarakat khususnya generasi muda, agar terus mengingat dan meneladani sifat-sifat mulia Nabi Muhammad.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat ikatan persaudaraan dan semangat kebersamaan di Meang,” kata Herianto.
Ketua Umum FP2M, Hendrik Pratama, dalam sambutannya turut memberikan apresiasi atas partisipasi aktif warga dalam kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga tradisi keagamaan yang menjadi bagian penting dari kehidupan bermasyarakat di Meang.
Hendrik juga mengungkapkan bahwa FP2M hadir sebagai wadah untuk terus menjaga keharmonisan sosial dan nilai-nilai keislaman.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh warga, terutama generasi muda, untuk terus menjaga nilai-nilai religius dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hendrik.
Rangkaian acara yang digelar dalam peringatan Maulid Nabi ini terbagi menjadi dua sesi, yakni lomba malam hari dan lomba sore hari. Pada malam harinya, digelar sejumlah lomba yang mengedepankan pengetahuan agama Islam, seperti lomba Tahfiz Al-Qur’an tingkat SD-SMP, Pidato tingkat SMP-SMA, dan Lomba Azan untuk semua kalangan.
Lomba-lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an dan membangun kemampuan public speaking serta adab dalam beribadah.
Sementara itu, pada sore harinya, masyarakat disuguhi dengan berbagai lomba tradisional yang penuh dengan keceriaan dan kegembiraan. Lomba-lomba seperti Tarik Tambang, Makan Kerupuk, Balap Karung, Bande Keraro, dan Pantok Air menjadi ajang rekreasi yang menghibur bagi peserta dan penonton.
Peserta lomba yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa tampak berlomba dengan semangat dan antusiasme yang tinggi. Lomba Bande Keraro dan Pantok Air menjadi daya tarik tersendiri, mengingat lomba ini melibatkan unsur ketangkasan dan kekompakan yang kerap menjadi tradisi di Meang.
Acara ini berlangsung dengan lancar dan penuh keceriaan. Banyak warga yang berbondong-bondong hadir, baik untuk menyaksikan maupun ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan. Suasana kebersamaan dan kegembiraan terasa sangat kental, menggambarkan harmoni yang terjalin kuat di tengah masyarakat Meang.
Hendrik Pratama berharap, peringatan Maulid Nabi yang diselenggarakan oleh FP2M ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus dijalankan.
“Semoga acara ini menjadi pemicu semangat bagi masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial di Meang, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara kita,” ujarnya menutup sambutannya.
Peringatan Maulid Nabi di Meang ini diakhiri dengan suasana sukacita, yang tidak hanya menjadi momen untuk merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk merekatkan kembali hubungan sosial di antara warga.
Acara ini diharapkan akan selalu menjadi ajang yang dinantikan setiap tahunnya, dengan semakin banyak partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat.
