Waspada, Inilah Titik Rawan Banjir Di Mataram
LOMBOKita – Titik rawan bencana banjir di kota itu bertambah akibat jebolnya irigasi di Kelurahan Taman Sari, demikian keterangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Kepala Bidang Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram I Made Gede Yasa di Mataram, Kamis, mengatakan, jumlah titik rawan banjir di Mataram awalnya hanya enam titik kini menjadi tujuh titik.
“Tujuh titik tersebut adalah, Abian Tubuh, Pagutan, Kekalik, Sekarbela, Karang Pule, Jalan Bung Karno dan terakhir Taman Sari,” katanya.
Selama musim hujan, katanya, tujuh titik tersebut menjadi lokasi prioritas pemantauan karena dari tahun ke tahun kawasan itu selalu menjadi “langganan” banjir.
Banjir tersebut disebebkan banyak faktor, diantaranya intensitas hujan tinggi, sampah, dan air kiriman dari hulu, sementara saluran dan sungai yang ada tidak dapat menampung debit air.
“Begitu juga di Kelurahan Taman Sari, sekarang kami harus ekstra melakukan pengawasan jika tidak air irigasi akan masuk ke perkampungan penduduk,” katanya.
