UTS Diharapkan Bisa Menjadi Pusat Iptek, Seperti Silicon Valley

Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) di Pegunungan Olat Maras/Foto: Samawarea

LOMBOKita – Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar berharap Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) bisa menjadi pusat ilmu pengetahuan dan teknologi seperti Silicon Valley di Amerika Serikat.

“Saya ingin pegunungan Olat Maras, tempat UTS berada bisa seperti Silicon Valley,” kata Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Arcandra Tahar, usai memberikan pencerahan kepada civitas akademika dan ratusan mahasiswa baru UTS yang mengikuti masa orientasi pengenalan kampus, di Sumbawa Besar, Senin.


Baca berita terkait:

Olat Maras Makin Keren dengan Ruang Publik Kreatif


Silicon Valley (Lembah Silikon) adalah julukan bagi daerah selatan dari San Francisco Bay Area, California, Amerika Serikat.

Julukan tersebut diraih karena daerah itu memiliki banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang komputer dan semikonduktor. Daerahnya termasuk San Jose, Santa Clara, Sunnyvale, Palo Alto.

Ia memperkirakan Silicon Valley dulunya mungkin seperti daerah yang tandus, sama seperti pegunungan Olat Maras, tempat UTS berdiri dan menjadi lokasi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Di Lembah Silikon itu sudah ada Stanford University. Salah satu kampus termahal di Amerika Serikat itu menjadi “back bond” sehingga daerah lembah tersebut terkenal.

Dari Silicon Valley juga mampu mengubah cara hidup manusia dengan ditemukannya komputer untuk pertama kali hingga berbicara tentang perangkat teknologi merek Apple, dan berlanjut ke era “gadget” yang dulunya menggunakan sepuluh jari, namun sekarang cukup dua jempol.

“Ini mengubah cara hidup kita berkomunikasi. Apalagi yang diciptakan Silicon Valley. Banyak sekali, orang akan merasa kesepian kalau jempolnya tidak bergerak dua jari menggunakan WhatsApp, Facebook, dan Twitter,” ujarnya.

Belajar dari lembah di Amerika Serikat itu, Arcandra berharap orang-orang UTS bisa menciptakan suatu inovasi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi kemajuan Indonesia.

Sebab, tempat yang tandus bukan kendala menciptakan berbagai inovasi. Namun harus dijadikan alat pemacu dan mendorong untuk membuat sesuatu berdasarkan kebutuhan industri saat ini.

“Mari jadikan pegunungan Olat Maras ini sebagai tempat menciptakan teknologi yang sangat bermanfat bagi kemajuan Indonesia dan belum ada di negara manapun,” katanya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Komentar ditutup.

dewatogel88

dewatoto

dewaslot88

dewaselot

dewatoto

dewaselot

pilot138

dewatogel88

dewatoto88

pilot138

torpedo99

neko777

dewatoto

panenslot

ace99play

ace99play

slot anti rungkat

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

slot anti rungkat

slot starlight princess

mahjong ways 2

ace99play

ace99play

aceplay99

Alpha4d

alpha4d

alpa4d

alpha4d

alpha4d

alpha4d

alpha4d

alpha4d

alpha4d

alpha4d

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Interaksi Pengguna Mulai Berubah Ketika Mahjong Ways 2 Tampil Lebih Konsisten
Starlight Princess Hadirkan Bonus Bintang Premium dengan Peluang Hadiah Maksimal
Super Scatter Tawarkan Bonus Tambahan melalui Sistem yang Lebih Cepat
Pendalaman Pola Ritme Sesi Mahjong Ways Kasino Online terkait Spin dan Dinamika Permainan
Eksplorasi Sebaran Simbol Tinggi Mahjong Ways Kasino Online dalam Observasi Premium dan Variasi Gameplay
Analisis Ritme Tumble Mahjong Ways Kasino Online berdasarkan Tempo Perputaran dan Perubahan Dinamika Gameplay
Pemetaan Pola Tumble Mahjong Ways Kasino Online dilihat dari Kecepatan Alur dan Tingkat Intensitas Permainan
Kajian Peran Scatter Mahjong Ways Kasino Online dalam Sesi Bermain Singkat serta Ragam Perubahan Gameplay
Pengamatan Variasi Tumble Mahjong Ways Kasino Online melalui Perubahan Tempo dan Hasil Gameplay yang Muncul
Telaah Mekanisme Tumble Aktif Mahjong Ways Kasino Online lewat Rangkaian Alur Beruntun dan Aktivasi Fitur Gameplay
Frekuensi Tumble Mahjong Ways Kasino Online ditinjau dari Tempo Tumble dan Dinamika Gameplay
Karakter Frekuensi Tumble Mahjong Ways Kasino Online dalam Tinjauan Tempo serta Intensitas Permainan
Eksplorasi Evaluasi Scatter Mahjong Ways Kasino Online pada Konteks Sesi Singkat dan Variasi Gameplay
Transformasi Frekuensi Tumble Mahjong Ways Kasino Online dalam Kerangka Tempo dan Keragaman Output Gameplay
Struktur Tumble Aktif Mahjong Ways Kasino Online berdasarkan Dinamika Alur Beruntun serta Pola Aktivasi Gameplay
Analisis Mahjong Ways 2 pada RTP PGSOFT untuk Membaca Dinamika Sistem Kasino Online
Mengulas Pola Mahjong Ways 2 dari Perubahan Aktivasi Kombinasi Simbol
Observasi Perilaku Simbol Mahjong Ways 2 untuk Melihat Arah Permainan
Dominasi Scatter Membuat Mahjong Ways 2 Masuk ke Fase Bermain Lebih Intens
Pola Berulang di Mahjong Ways 2 Mulai Menunjukkan Sinyal Stabilitas Permainan
Pendekatan Analitik Mahjong Ways Kasino Online pada RTP PGSOFT untuk Membaca Dinamika
Pendalaman Pola Mahjong Ways Kasino Online lewat Variasi Kombinasi Simbol Aktif
Pendekatan Observasional Mahjong Ways Kasino Online dalam Membaca Pergerakan Simbol
Saat Scatter Lebih Dominan, Mahjong Ways Kasino Online Masuk ke Fase Intensif
Ketika Pola Berulang Muncul, Mahjong Ways Kasino Online Menunjukkan Stabilitas Sistem
Analisis Mahjong Ways 2 pada RTP PGSOFT untuk Membaca Dinamika Sistem Kasino Online
Mengulas Pola Mahjong Ways 2 dari Perubahan Aktivasi Kombinasi Simbol
Observasi Perilaku Simbol Mahjong Ways 2 untuk Melihat Arah Permainan
Dominasi Scatter Membuat Mahjong Ways 2 Masuk ke Fase Bermain Lebih Intens
Pola Berulang di Mahjong Ways 2 Mulai Menunjukkan Sinyal Stabilitas Permainan
Pendekatan Analitik Mahjong Ways Kasino Online pada RTP PGSOFT untuk Membaca Dinamika
Pendalaman Pola Mahjong Ways Kasino Online lewat Variasi Kombinasi Simbol Aktif
Pendekatan Observasional Mahjong Ways Kasino Online dalam Membaca Pergerakan Simbol
Saat Scatter Lebih Dominan, Mahjong Ways Kasino Online Masuk ke Fase Intensif
Ketika Pola Berulang Muncul, Mahjong Ways Kasino Online Menunjukkan Stabilitas Sistem