Bupati Iron Targetkan PDAM Perluasan Jaringan dan Mitigasi Musim Kemarau

Keterangan foto: Bupati Lotim H Haerul Waeisin

LOTIM LOMBOKita – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin yang akrab dipanggil H Iron,dalam Rapat Pertanggungjawaban Direksi PDAM Lotim. menekankan pentingnya peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Saya tidak pernah mau disanjung. Tapi kita syukuri apa yang sudah kita lakukan selama ini. Alhamdulillah PDAM sekarang sudah tidak merugi, ini buktinya,” ujar Bupati,Rabu

Bupati mengapresiasi kinerja Direksi dan jajaran PDAM yang telah membuktikan kemajuan. Ia menyebut partisipasi masyarakat juga penting, seperti laporan cepat jika terjadi kebocoran pipa agar pelayanan 24 jam dapat terjaga.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga meminta PDAM melakukan mitigasi menghadapi potensi kemarau panjang. Ia mengingatkan prediksi cuaca Agustus hingga Oktober yang berpotensi hujan lebat.

“Ending pasti akan tergantung. PDAM harus punya mitigasi. Kita berdoa mudah-mudahan ramalan itu salah dan tidak terjadi. Tapi kita harus siap,” katanya.

Bupati menegaskan Pemda siap mendukung jika ada masyarakat yang memiliki sumber mata air sesuai elevasi dan lokasi untuk dimanfaatkan melayani masyarakat di bawahnya.

“Kalau ada sebuah mata air yang dimiliki masyarakat dan sesuai lokasinya, akan bermanfaat untuk masyarakat di bawahnya. Pemerintah tetap siap,” jelasnya.

Bupati juga mendorong PDAM untuk menarik investor dalam pengembangan infrastruktur air bersih. Ia mencontohkan kabupaten lain yang berani berinvestasi ratusan miliar untuk memperluas jaringan.

“Kita akan jadikan Lotim sebagai tempat investor berinvestasi, membangun hotel, restoran dan lainnya. Jumlah masyarakat yang sudah terlayani air ini masih sangat kecil, sementara masih banyak masyarakat yang membutuhkan menjadi pelanggan,” ujarnya.

Ia meminta PDAM segera melengkapi persyaratan terkait perubahan status, serta mengkaji tarif dengan tetap membandingkan dengan kabupaten lain agar tetap terjangkau.

“Kebijakan tarif boleh, tapi tetap menggunakan perbandingan dengan kabupaten lain. Intinya bagaimana semua masyarakat bisa mendapat akses air bersih dengan mudah,” pungkasnya.

Rapat tersebut juga membahas optimalisasi kinerja seluruh kepala cabang agar target pelayanan dapat terpenuhi, serta penguatan kerja sama dengan pihak ketiga dalam pembangunan jaringan perpipaan.

sebelumnya Direktur Utama Perusahan air minum daerah (PDAM) Lombok Timur Sofian Hakim dalam laporannya mengatakan tahun ini PDAM Lotim Raih Opini Wajar dan Predikat Sehat, dengan umlah Pelanggan Tembus 41 Ribu di tahun 2026, sebagaimana hasil audit keuangan dari Kemendagri

“Alhamdulillah hasil audit keuangan oleh konsultan akuntan pada Juni 2026 dengan opini wajar sesuai standar akuntansi keuangan. Dan hasil audit BPKP Perwakilan NTB untuk tahun 2025 dengan kategori sehat.

” cakupan pelayanan PDAM terus meningkat dari tahun ke tahun, dan saat ini tercatat jumlah pelanggan sebanyak 41.389 pelanggan,”katanya. Ada penambahan 5.059 pelanggan.

“Saat ini PDAM Lotim menjadi PDAM terbaik kedua di NTB setelah PDAM Giri Menang,” sebutnya.

selaian itu, dari sisi keuangan, pendapatan penjualan air terus naik. Tahun 2023 sebesar Rp19,4 miliar, 2024 Rp21,0 miliar, dan 2025 mencapai Rp22,7 miliar.

Jika ditambah pendapatan non air, total pendapatan PDAM 2025 mencapai Rp25,3 miliar. Laba bersih tahun 2025 tercatat Rp3,63 miliar. Cash flow investasi mencapai Rp5,95 miliar.

dalam. Kesempatan itu juga Dirut PDAM
mengusulkan penghapusan piutang tak tertagih sebesar Rp5,47 miliar secara bertahap melalui mekanisme yang ada. Total piutang yang masih tertagih mencapai Rp6,19 miliar.

“Ini pelayanan publik berkaitan dengan investasi sosial. Memang agak berat ke depan. Kami mohon kiranya dapat dihapus agar kami bisa melayani dengan lebih baik,” pintanya.

Sopian merinci tugas utama PDAM yakni menyelamatkan air, memperoleh air minum dan air bersih, membangun jaringan distribusi dan transmisi, serta melakukan pemeliharaan untuk menekan tingkat kebocoran.

Ia berharap dukungan Bupati dan DPRD agar PDAM Lotim terus berkembang dan mampu melayani seluruh masyarakat Kabupaten Lombok Timur.