Bupati Lotim: Proses Transisi PPPK Paruh Waktu Harus Berjalan Bersih dan Transparan
LOTIM LOMBOKita – Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, menyampaikan pernyataan tegas dalam kegiatan Halal Bihalal Akbar dan Silaturahmi bersama Forum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Lombok Timur. Di dasan Lekong, Lotim. senin
Bupati menegaskan bahwa proses transisi status dari PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu harus berjalan secara bersih, transparan, dan bebas dari praktik-praktik menyimpang.
” Pemkab Lotim terus berjuang dan melakukan komunikasi intensif dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta Kementerian PAN-RB guna memperjuangkan kepastian status PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu, ” Ucapnya. Dengan harapan tetap fokus bekerja dengan baik.
“Kita upayakan agar regulasi ini tidak memberatkan dan bisa segera terealisasi,” ujarnya.
lebih lanjut Bupati Iron memaparkan capaian ekonomi daerah yang dinilai menunjukkan tren positif, dengan pertumbuhan ekonomi Lombok Timur tercatat mencapai 4,96 persen. Dan dan menekankan pentingnya peran ASN, khususnya PPPK, dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.
“ASN harus peka terhadap kondisi di sekitarnya. Jadilah bagian dari solusi dalam membantu masyarakat,” Sebut Iron, seraya mengingatkan para ASN agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial terkait jadwal pengangkatan PPPK.
