Dikbud Lotim Minta Pemerintah Pusat Kaji Ulang Wacana Belajar Daring
LOTIM LOMBOKita – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur (Lotim),M Nurul Wathoni, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima atau mengeluarkan edaran resmi terkait wacana pemerintah pusat terhadap pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (daring).
” terhadap adanya wacana belajar darring, untuk dipertimbangkan kembali oleh Pemerintah pusat, ” Ucap Wathon.
Pasalnya, di Bulan April menurut Wathanada kegiatan tes kemampuan akademik (TKA ) serta menyongsong tahun ajaran baru tahun pelajaran 2026/2027.
” Kita harapkan wacana belajar daring tidak jadi dilaksanakan, dan menjadi perhatian pempus untuk ditinjau ulang” Ujarnya.
Menurutnya, efektivitas pembelajaran menjadi alasan utama di balik harapan tersebut. Ia menilai bahwa metode belajar secara daring kurang efektif jika dibandingkan dengan pembelajaran luring atau tatap muka secara langsung.
Pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait kebijakan resmi yang akan diberlakukan menyongsong pelaksanaan TKA (Tes Kompetensi Akademik) bagi siswa SMP dan juga SD termasuk kita akan memasuki tahun ajaran baru di Kabupaten Lombok Timur.
Belajar dengan tatap muka diyakinkan jauh lebih baik dibandingkan dengan jarak jauh. Mantan kepala MAN Lotim ini menilai, pengalaman selama pandemi Covid itu dinilai kurang efektif dalam proses transformasi pengetahuan kepada para siswa.
