Menteri Kehutanan RI Raja Juli, Serahkan SK Pengelolaan Hutan Sosial di Lotim
LOTIM LOMBOKita – Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni menyerahkan 6 SK Perhutanan Sosial kepada kelompok masyarakat yang dltinggal di sekitar kawasan hutan di Lombok Timur.
“Perhutanan sosial.Ini merupakan Program strategi nasional, dan Kementerian Kehutanan mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto berkaitan dengan ketahanan pangan “ucap Raja Juli dalam sambutannya usai menyerahkan SK pengelolaan kawasan. Di hutan Loang Gali Kecamatan Lenek Lombok Timur NTB, Sabtu (7/3).
Terhadap masyarakat yang telah menerima SK, Raja Juli berharap agar dimanfaatkan maksimal, dan mengelola perhutanan sosial ini dengan baik dan menjadikan hutan produktif dengan menanam tanaman berbagai jenis menuju swasembada pangan
Menurut Menteri, Skema perhutanan sosial saat ini, masyarakat diberikan akses legal untuk akses hutan. Beda dengan puluhan tahun lalu.
“Kalau dulu masyarakat saat masuk.hutan kerab berhadapan dengan polisi hutan, tetapi saat ini masyarakat diberikan akses legal untuk mengelola kawasan hutan. Dengan tetap menjaga kelestarian hutan.
Menteri Raja Juli juga mengatakan di NTB ini ada puluhan ribuan aspirasi di NTB yang mengajukan untuk perhutanan sosial ini.
” Kita berharap hal ini dapat menjadi daya ungkit untuk kesejahteraan masyarakat,” sebutnya. Dengan harapan
kesejahteraan masyarakat sekitar kawasanpun menjadi sejahtera
Sebelumnya Dirjen Kehutanan Sosial Catur Endah Prasetya dalam sambutannya mengatakan, penyerahan SK Pengelolaan Hutan Sosial ini, dapat menjadi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan, termasuk meminta untuk terus menjaga sinergi dengan semua pihak dalam mengembangkan usaha dikawasan dari penanaman hingga pemasaran.
” kementerian akan terus mengawal dari penanaman hingga pemasaran,” sebut ibu Dirjen
Disebutkan Dirjen, untuk NTB ada tiga kawasan yang menjadi kawasan perhutanan sosial, yaitu kabupaten Dompu, Bima dan Lombok Timur.
“Masing masing kawasan memiliki produksi berbeda, seperti Dompu produk unggulannya kopi dan Kakao, Kabupaten Bima Mangga dan hultikultura,” sebutnya.
Sementara Sekretaris Daerah Lombok Timur HM Juaini Taofik mewakili Bupati, dalamabutanya memberikan apresiasi kepada Menteri Kehutanan RI Raja Juli Ananto, yang untuk kedua kali berkunjung ke Lombok Timur.
” Kehadiran Bapak menteri di Lotim membawa keberkahan bagi Lotim, berkaitan dengan pengajuan pengelolaan obyek wisata Joben oleh Perusahan Daerah dapat segera terwujud , ” ucapnya.
Belum lagi ucap Sekda, angka kemiskinan di Lotim yang mencapai 13.6 persen sebagian ada di kawasan. ” Pemkab apresiasi Bapak Menteri Kehutanan yang royal banget terhadap masyarakat yang ada di sekitar kawasan,” ucapnya.
Dibandingkan 10 tahun sebelumnya, masalah perhutanan sosial ini sangat rumit sekali untuk mendapatkan ijin, tetapi saat ini, dibawah kepemimpinan presiden Prabowo Subianto peluang daerah untuk menurunkan kemiskinan cukup besar. Karena kebijakan searah dengan Bapak Kenteri Kehutanan dan kebijakan Bapak Presiden Ri Prabowo Subianto.
” banyak sekali masyarakat Lotim yang tinggal di sekitar kawasan hutan baik TNGR maupun kawasan hutan sendiri,” katanya.
