Hasil Operasi Patuh Gatarin 2018 Meningkat

LOMBOKita – Hasil  operasi patuh gatarin 2018 telah selesai di gelar selesai, tercatat angka pelanggaran meningjat, sementara angka laka lantas alami penurunan dari tahun sebelumnya.

Kasat Lantas Polres Lombok Timur (Lotim) AKP Made Hendra, SIK menjelaskan, selama operaai di gelar, jumlah penindakan berupa tilang, terhadap pelanggaran tidak menggunakan helm dan kelengkapan berkendara lainnya, mencapai 1.883 orang.

 Sementara tahun 2017 penindakan berupa tilang hanya 1.660 jumlah tilang. Sedangkan penindakan berupa teguran tahun ini sebanyak 372 teguran. Tahun 2017 teguran kosong, melainkan lebih pada penindakan tilang.

Penindakan tegas berupa tilang ini menurut Hendra, tidak lain tujuannya untuk menekan angka Lakalantas. Lakalantas tahun ini, hanya 3 kejadian mengakibatkan 2 Meninggal Dunia (MD) dan 3 luka ringan. Tahun 2017 lalu 24 jumlah kejadian, 5 meninggal dunia dan 34 luka ringan.

“Bicara kerugian materil akibat dari Lakalantas selama operasi patuh tahun ini, sebesar Rp 1 juta. Sedangkan tahun 2017 sebesar Rp 18,7 juta,”kata Hendra.

Selama operasi patuh ucap Kasat yang pernah bertugas di Libanon dan Jepang ini, tidak masalah melakukan penindakan berupa tilang dan teguran saja. Namun langkah lain menekan angka Lakalantas selama operasi patuh, dengan melakukan pendidikan lalulintas pada masyarakat, penyebaran spanduk, patroli keamanan sekolah, polisi sahabat anak, kampanye keselamatan, kegiatan preventif dan sebagainya.

Hendra mengaku saat ini pihaknya sedang fokus pada 7 pelanggaran yang berpotensi menyebabkan fatalitas Lakalantas tinggi. Sehingga, penindakan yang dilakukan lebih terarah.

“Yang jelas, kegiatan pre entif dan Preventifnya akan terus kita tingkatkan, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat berlalulintas." Pungkasnya.