Sampah Pasar Terapung Jenggik Menyengat Hidung

LOMBOKita – Warga sekitar waduk yang berada di Desa Jenggik Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur mulai mengeluhkan bau tak sedap yang bersumber dari waduk tersebut.

Warga menduga, bau menyengat itu akibat sampah pasar terapung yang berada diatas waduk. Hal itu akibat para pedagang pasar terapung yang membuang sampah sembarangan di sekitar waduk.

Keberadaan Pasar Terapung Jenggik sangat bagus meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun pada sisi lain, menimbulkan persoalan baru dengan tumpukan sampah bekas pasar terampung yang dibuang ke waduk

Para pedagang yang berjualan di pasar terapung tersebut sepertinya kurang peduli terhadap kondisi sampah yang berada dibawah pasar terapung .

“Bau sampah yang menyengat tersebut sangat tidak nyaman berada di sekitar pasar terapung,” keluh Abdullah, warga Jenggik.

Hal yang sama dikatakan warga lainnya, Musa. Menurutnya, kalau pasar terapung itu dikelola dengan baik, sangat bagus dijadikan sebagai tempat transaksi ekonomi sekaligus sebagai obyek wisata. Namun, akibat sampah yang menumpuk di tengah waduk menyebabkan bau tidak sedap dan mengganggu warga sekitar dan pengguna jalan.

” Siapa yang mau berbelanja dan beristirahat di pasar terapung ini kalau bau sampahnya menyengat,” kata Musa.

Aparat Desa Jenggik melalui salah satu Kaur, Joni mengatakan pemerintah desa tidak dilibatkan dalam pengelolaan pasar terapung Jenggik tersebut. Melainkan langsung ditangani Badan Pendapatan Lotim.

“Jadi yang harus bertanggungjawab untuk masalah kebersihan pasar itu adalah Badan pendapatan,” katanya.