Polda NTB Sterilisasi Vihara Amankan Imlek
LOMBOKita – Aparat kepolisian telah siap memberikan pengawalan terhadap perayaan Tahun Baru Imlek yang sebagian besar terpusat di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Kapolres Mataram AKBP Muhammad di Mataram, Kamis, mengatakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya telah minta bantuan dari Tim Gegana Satbrimob Polda NTB untuk melakukan sterilisasi.
Karena itu, rencana pengamanan akan dimulai pada Kamis (15/2) petang dengan kegiatan sterilisasi yang dilaksanakan bersama Tim Gegana Satbrimob Polda NTB.
Rencananya ada tiga vihara dan satu kelenteng yang akan disterilisasi oleh tim gegana, tiga vihara di wilayah Kecamatan Cakranegara, dan satu kelenteng di Kecamatan Ampenan.
“Karena ada empat titik yang menjadi lokasi persembahyangan, maka kita laksanakan lebih dulu sterilisasi sore ini. Sedangkan satu lagi di Vihara Vinalakirthi, wilayah Abian Tubuh, meskipun di sana hanya perayaan biasa, tapi tetap kita lakukan penjagaan,” ujarnya.
Usai sterilisasi, pihak kepolisian akan melaksanakan pengamanan yang dimulai Kamis (15/2) petang sampai puncak kegiatan persembahyangan pada Jumat (16/2).
Berkaca dari insiden penyerangan yang terjadi di rumah ibadah umat kristiani di Sleman, Yogyakarta, Muhammad mengatakan bahwa hal tersebut juga telah menjadi bagian antisipasi di lapangan.
“Kita juga telah meningkatkan giat pengamanan dengan berkoordinasi kepada para pihak keamanan vihara dan kelenteng dan panitia maupun pengurusnya,” kata Muhammad.
Meskipun telah mengantisipasi segala bentuk gangguan, namun Muhammad mengimbau masyarakat, khususnya umat Tionghoa yang akan merayakan Imlek agar tetap waspada.
“Apabila ada tanda-tanda gangguan, segera laporkan. Petugas bhabinkamtibmas yang ada di lingkungan sekitar rumah ibadah, baik itu umat buddha, tionghoa, kristiani dan islam, juga sudah kita perintahkan untuk selalu berkoordinasi dengan warga setempat,” ucapnya.
