Guru PAUD di KLU Ini Minta Belas Kasihan Pemerintah
LOMBOKita – Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Lombok Utara membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah, baik dalam bentuk kunjungan dan perhatian materi.
Menurut Baiq Jamiah, guru PAUD Ashabul Yamin di Dusun Sambi Anom Desa Medana Kecamatan Tanjung, sejak berdiri 5 tahun yang lalu, tidak pernah dikunjungi oleh pemerintah.
Namun dengan tekat yang kuat, ia selalu istikomah mengajar anak didiknya dengan senang hati dan ikhlas.
Kondisi PAUD tempatnya mengajar ini fasilitasnya kebanyakan dapat pinjaman dari Posyandu dusun setempat seperti tempat bermain dan prosotan.
Jamiah juga mengaku, selama mengajar hanya mendapatkan isentif satu kali dari pemerintah. Setelah itu, ia hanya mendapatkan insentif dari orang tua murid yang jumlahnya tidak seberapa.
Jumlah murid yang diajarkan oleh PAUD Ashabul Yamin saat ini sebanyak 28 orang, naik dari tahun sebelumnya yang hanya 26 orang.
Ia berharap kepada pemerintah agar memperhatikan sekolah di pelosok-pelosok desa agar bantuan bisa merata dan tepat sasaran.
