100 Guru SD di Lotim Dilatih Aplikasi Pendidikan dan Konten Digital
LOTIM LOMBOKita – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Dikbud) Kabupaten Lombok Timur melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) terus mendorong peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan pembelajaran era digital.
yaitu menggelar kegiatan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bidang Pendidikan dan Pengembangan Konten Digital. diikuti 100 guru SD se-Lombok Timur.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur M. Nurul Wathoni, didampingi PLT Kepala Bidang SD Hasanuddin, di Aula Handayani Kantor Dikbud Lotim.
Pelatihan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama di gelar 9-10 September untuk pelatihan pemanfaatan aplikasi bidang pendidikan, dan tahap kedua 14–15 September 2026 untuk pelatihan pengembangan konten digital.
Masing-masing tahap diikuti 50 guru yang berasal dari berbagai kecamatan di Lombok Timur. Pembiayaan kegiatan dibebankan pada anggaran Bintek Bidang SD Dikbud Lotim.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Dikbud) Lotim M Nurul Wathoni dalam sambutannya menyampaikan , Dikbud Lotim terus berupaya memperkuat kapasitas guru agar semakin mampu memanfaatkan teknologi dan aplikasi bidang pendidikan dalam mendukung proses pembelajaran.
“para guru kita berharap melek digital, di era saat ini. Seperti memiliki keterampilan pengembangan konten digital, yang diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.
Menurutnya, penguasaan teknologi menjadi kebutuhan guru saat ini. Dengan kompetensi yang mumpuni, guru diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah Dikbud Lotim dalam meningkatkan kompetensi guru sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi secara lebih optimal di lingkungan satuan pendidikan dasar.
“Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini para guru dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat di sekolah masing-masing, sehingga kualitas pembelajaran di SD se-Lombok Timur semakin meningkat,” harap Wathoni.
