Ulat Ditemukan dalam Menu MBG di Lombok Tengah, SPPG Akui Kelalaian Relawan
LOMBOKita – Sejumlah guru di SDN-SMPN Satu Atap Repok Sintung Barat, Lombok Tengah, menemukan ulat pada salah satu menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara.
Temuan tersebut terjadi pada menu yang menggunakan sayur kacang panjang.
Pihak SPPG Karang Sidemen membenarkan adanya temuan ulat dalam salah satu ompreng makanan yang akan diberikan kepada penerima manfaat.
Kepala SPPG Karang Sidemen, Johan Sastra Irawan, mengakui adanya kekurangan dalam proses pemeriksaan bahan makanan sebelum diolah dan didistribusikan.
Menurut Johan, temuan tersebut merupakan kelalaian relawan yang kurang teliti saat melakukan pemeriksaan bahan makanan, khususnya kacang panjang yang digunakan dalam menu MBG.
“Kami tidak ada pembelaan untuk hal ini. Memang relawan kami kurang teliti. Terkait hal ini, kami sudah langsung selesaikan dan makanan tidak dikonsumsi,” kata Johan.
Johan memastikan makanan yang ditemukan mengandung ulat tersebut tidak sampai dikonsumsi oleh penerima manfaat. Setelah temuan tersebut diketahui, pihak SPPG langsung melakukan penanganan dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat.
Sebanyak lima ompreng makanan yang berkaitan dengan temuan tersebut juga telah diamankan untuk memastikan persoalan dapat ditindaklanjuti dan diselesaikan dengan baik.
“Selanjutnya sudah ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian untuk membantu,” jelasnya.
Johan menegaskan, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pihak SPPG Karang Sidemen untuk meningkatkan pengawasan terhadap seluruh tahapan penyediaan makanan MBG.
Terutama pada proses pemeriksaan bahan baku sebelum dimasak hingga makanan siap didistribusikan kepada penerima manfaat.
Pihak SPPG memastikan akan meningkatkan ketelitian dan pengawasan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi serta makanan yang dibagikan dalam program MBG tetap aman dan layak dikonsumsi.
