Tiga Alasan Wisatawan Korea Memilih Lombok
Ia mengatakan kedatangan maskapai Korean Air Airbus 330-200 itu, terbagi dalam tiga biro pejalanan yang menangani, yakni Naru Tour, Matahari Tour dan Anjani Tour.
“Tak kurang 12 hotel yang dipakai untuk menginap dan untuk flight pertama ini rata-rata di resort. Salah satunya di Gili Trawangan di Villa Ombak,” jelasnya.
Faozal menjelaskan selepas penerbangan carter yang pertama, di lanjutkan penerbangan carter yang kedua, direncanakan pada 2 Agustus 2017 kembali akan tiba di Lombok dengan jumlah penumpang yang lebih banyak, yakni 208 penumpang.
“Ini membuktikan bahwa Korea sudah jadi pasar kita,” tegas Faozal.
Mantan Kepala Museum NTB ini, menuturkan kehadiran maskapai Korean Air merupakan perjuangan yang panjang dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Pemprov NTB, Pemerintah Lombok Tengah dan semua pihak, termasuk Angkasa Pura I.
“Mudah-mudahan ini menjadi kolaborasi yang baik untuk menggarap pasar Korea dan kita apresiasi yang sebesar-besarnya untuk semua pihak yang sudah mendukung upaya ini,” katanya.

Komentar ditutup.