Tidak Ikut Diklat, Oknum Anggota DPRD Lotim Diduga Gunakan Joki

LOMBOKita – Sejumlah oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Rakyat (DPRD) Kabupaten Lombok Timur diduga menggunakan tenaga joki sebagai pengganti dalam kegiatan Diklat DPRD Lotim di Jakarta dari tanggal 13 – 16 Juli 2018.

Bahkan, dari jumlah 50 orang anggota DPRD Lotim banyak yang tidak mengikuti Diklat tersebut, namun uang penjalanan dinasnya diambil.‎


Berita terkait:

“Memang betul banyak anggota DPRD Lotim yang tidak berangkat Diklat, bahkan diduga ada yang menggunakan Joki sebagai penggantinya mengikuti Diklat,” kata sejumlah anggota DPRD Lotim yang enggan disebut namanya.

Anggota DPRD Lotim dari PAN, H. Burhanudin mengaku ada sebagian anggota dewan yang tidak berangkat mengikuti kegiatan Diklat di Jakarta. Namum dirinya tidak mengetahui secara pasti alasan mereka tidak berangkat.

“Ada yang tidak berangkat, tapi saya tidak tahu kenapa mereka tidak berangkat Diklat,” ujar Burhanudin singkat saat di konfirmasi wartawan.

Hal yang sama dikatakan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Lotim, Mustayid yang juga anggota DPRD Lotim membenarkan sejumlah anggota dewan yang tidak berangkat. Akan tapi jumlah persisnya dirinya mengaku tidak tahu.

“Saya tidak tahu alasan teman-teman tidak berangkat Diklat,” kata politisi Partai Nasdem Lotim ini.

Saat ditanya apakah ada diantara anggota dewan yang tidak berangkat diklat itu menggunakan Joki atau pengganti dan biaya perjalanan dinasnya diambil, Mustayib mengaku tidak tahu menahu hal tersebut.

“Nanti kita akan kroscek untuk lebih jelasnya,” tegas Mustayib.

Di tempat terpisah, Bendahara DPRD Lotim, Zulfaidi saat dikonfirmasi mengatakan semua anggota DPRD Lotim sudah mengambil biaya perjalanan dinas untuk melakukan kegiatan Diklat di Jakarta.

“Semua anggota dewan sudah ambil uang perjalanan dinasnya untuk Diklat di Jakarta,” kata Zulfaini saat dihubungi melalui ponselnya.

Anggota DPRD Lotim dari PAN, Martawani mengaku dirinya tidak berangkat ke Diklat ke Jakarta bersama dengan teman-teman dewan yang lainnya. Karena masih menyelesaikan masalah pencalegan, karena dirinya sebagai pengurus.

Sementara uang perjalanan dinas untuk diklat ke Jakarta sudah diambil semuanya. Sedangkan yang menggantikannya, dua menyebut anaknya Ketua DPD PAN Lotim.

“Uang perjalanan dinas sudah saya ambil dan digantikan sama anaknya pak ketua DPD PAN Lotim,” papar Martawani.

Selain itu, Hasbullah dari PKB, Baiq Nurhasanah dari PDIP yang diduga tidak berangkat diklat saat dikonfirmasi melalui ponselnya tidak ada jawaban.

Ketua DPRD Lotim, H.Khaerul Rizal mengaku heran kenapa ada diantara anggota dewan yang tidak berangkat diklat ke Jakarta. Karena untuk masalah pemberangkatan anggota dewan yang mengikuti diklat masing-masing.

“Kenapa mereka tidak berangkat, padahal tidak semua daftar pencalegan,” katanya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Komentar ditutup.

dewatogel88

dewatoto

dewaslot88

dewaselot

dewatoto

dewaselot

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777