Satu Gagasan untuk Pariwisata Lombok
Maka dipandang penting untuk kita bisa mendukung kegiatan positif ini. Sebab dari beberapa aktifitas kepariwisataan pada hari pariwisata Lombok mampu menujunkkan persatuan dan kekompakan masyarakat Lombok pada khususnya untuk memberikan nilai positif terhadap pulau sendiri dan untuk wisatawan. Sebagai contoh suatu analogi sederhana tentang hakikat bersosial, ketika tamu ingin datang kerumah kita, cenderung kita akan memberikan tempat yang bersih, melayani dengan baik, menjaga tutur kata, etika, keramah tamahan, serta menghadirkan sopan santun, dan menawarkan beberapa aktifitas yang bisa dilakukan.
Secara tidak langsung kita sudah melakukan kebaikan untuk diri kita sendiri dan untuk orang lain. Merawat rumah, memberikan pelayanan yang baik, menjaga keperibadian yang baik, maka terjalin silaturrahim yang baik pula. Sama halnya dengan aktifitas kepariwisataan, rawatlah pulau kita secara bersama, sambutlah tamu dengan baik, mereka juga tamu dari pulau kita. Mari jalin tali silaturrahim yang baik. Setidaknya dengan adanya hari pariwisata Lombok menyadarkan kita akan pentingnya bersama-sama dalam membangun pariwisata Lombok ini.
Terakhir, untuk menyimpulkan gagasan Hari Pariwisata Lombok / Lombok Tourism Day ini, kita sebagai pemuda, generasi penerus daerah ini, perlu mendorong kegiatan-kegiatan positif terutama halnya kepariwisataan. Selama ini mungkin kita sebagai penikmat pariwisata saja karena kurang adanya keterlibatan dalam ranah pariwisata, atau mungkin kita mengaggap sudah banyak pelaku pariwisata yang menanggulangi urusan pariwista. Sehingga kita yang mempunyai bidang yang berbeda mungkin merasa tidak perlu untuk menjaga, merawat, dan mengembangkannya.
Ini soal sumber daya alam kita bersama. Jadi minimal keterlibatan pemuda untuk berfikir positif terhadap lingkungan, alam, seni, budaya dan sosial itu harus dihadirkan guna untuk meningkatkan kualitas sikap gotong royong dalam pembangunan pariwisata Lombok.
Maka daripada itu, semoga gagasan ini dipandang perlu untuk ditetapkannya “Hari Pariwisata Lombok” oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
