Sampah Numpuk, DLH Khawatir TPA Ijo Balit Overload

Keterangan foto: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan Lombok Timur DR H Pathurrahman

LOTIM LOMBOKita -Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Timur (Lotim) mengkhawatirkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ijo balit, segera overload. Hal ini dengan melihat jumlah sampah yang terbuang ke TPA saat ini mencapai 112 ton per hari. Bahkan lebih banyak saat musim hujan.

“Yang 112 ton per hari ini, dari kecamatan yang kami layani saja. Belum kecamatan yang lain. Ini artinya bahwa dibutuhkan penanganan serius masalah sampah ini,” terang Kepala DLH Lotim, Fathurrahman, Selasa.

Menurutnya, sampah yang masuk ke TPA belum ada pemilihan dari produsen sampah. Untuk itu disarankan agar dilakukan pemilahan sampah dari rumah tangga langsung. Mana sampah-sampah yang bisa dimanfaatkan, sehingga yang terbuang ke TPA tidak terlalu banyak.

Luas lahan TPA Ijo balit seluas 10,87 hektare, yang sudah terpakai sekitar 7,7 hektare. Dengn sisa lahan yang ada, dengan total penduduk 1,4 jiwa, maka TPA terancam overload dalam waktu dekat.
Sehingga penanganan sampah membutuhkan keseriusan, tidak hanya dari pemerintah namun semua stekholder dan masyarakat.

“Semakin tinggi aktifitas maka semakin banyak juga sampah yang dihasilkan. Terlebih saat ini juga ada sampah MBG sehingga volume sampah menjadi meningkat,” katanya.

Lebih lanjut Pathurrahman mengatakan, , dari 21 Kecamatan di Lotim yang dilayani DLH untuk pengangkutan sampah sebanyak 19 Kecamatan, tetapi tidak semua desa bisa terlayani. Banyak desa yang mengangkut sampah sendiri menggunakan armada sendiri.

Sehingga kalau dari 21 kecamatan semua sampah masuk di TPA, volumenya bisa mencapai 500 ton bahkan lebih per hari. Maka bisa dikwatirkan 5 tahun kedepan TPA Ijobalit akan overload.

“Kita merasa terbantu dengan keberasaan 115 pemulung yang memilih sampah di TPA, ” Sebutnya.

Diakui yang menjadi atensi saat ini yaitu, sampah di saat bulan puasa. Mengingatkan aktivitas masyarakat cukup tinggi, sehingga sampah diperkiraan akan meningkat.

Diharapkan masyarakat melakukan pemilahan dan pengolahan dari rumah, untuk mengurangi sampah terbuang ke TPA. Termasuk memanfaatkan TPS3R yang ada di sejumlah desa.

“Di bulan puasa pelayanan akan tetap kami lakukan. Tidak ada libur, pelayanan tetep normal,” katanya.

Sementara terkait instruksi presiden yang menyebut darurat sampah. Pihaknya siap menindak lanjutinya dengan melekukan bersih-bersih sampah di Kota Selong dengan mengajak semua OPD.

Sementara, Kepala Unit TPA Ijobalit, Suhardan menyampaikan penanganan sampah di TPA Ijobalit menerapkan sistem control landfill. Setiap empat hari sekali dilakukan penimbunan tanah lalu digilas menggunakan alat berat. Hal ini untuk mempercepat pembusukan dan mencegah ledakan, mengingat sampah mengandung gas metan.

“Setiap empat hari sekali kita melakukan penimbunan untuk mepercepat pembusukan sampah, dan menghindari lendakan,” tutupnya.

dewatogel88

dewatoto

dewaslot88

dewaselot

dewatoto

dewaselot

pilot138

dewatogel88

dewatoto88

pilot138

torpedo99

neko777

dewatoto

panenslot

ace99play

ace99play

slot anti rungkat

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

slot anti rungkat

alpha4d

alpa4d

alpha4d

alpha4d

alpha4d

alpha4d

alpha4d

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777