Pemkab Salurkan Bansos, FKKD Lombok Timur Minta Tak Hanya Sasar PKH.
LOTIM LOMBOKita – Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Kabupaten Lombok Timur meminta agar rencana penyaluran bantuan sosial mencapai Rp30 miliar dengan jumlah sasaran 198 ribu, tidak difokuskan kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) semata, guna menghindari kecemburuan.
“Pemerintah desa berharap penyaluran bantuan tersebut , dapat mempertimbangkan objektif masyarakat di lapangan agar benar-benar tepat sasaran.” Ucap Ketua FKKD Lombok Timur Khaerul Ihsan, Senin.
Karena Menurutnya, kalau bantuan tersebut kembali diberikan kepada penerima PKH tanpa dilakukan penyesuaian data, dikhawatirkan akan menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.
“Desa tidak berharap bantuan Rp30 miliar ini diberikan lagi kepada penerima PKH. Kita ingin agar penyalurannya benar-benar melihat kondisi riil masyarakat di desa,” ujar Khaerul Ihsan.
Ia menjelaskan, selama ini pemerintah desa sering menemukan persoalan dalam pendataan penerima bantuan sosial, terutama terkait data administratif yang dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat yang sebenarnya.
Karena itu, pihaknya meminta agar pemerintah memberikan ruang kepada desa untuk mengusulkan penerima bantuan berdasarkan kondisi nyata masyarakat di lapangan.
“Kita ingin diberikan kesempatan untuk menyesuaikan dengan kondisi objektif masyarakat di desa, karena tingkat kelayakan penerima bantuan itu sebenarnya bisa kita lihat langsung di lapangan,” katanya.
Khaerul Ihsan juga mengakui bahwa data penerima bantuan yang digunakan saat ini memang masih belum sepenuhnya sempurna. Bahkan, ada sejumlah penerima yang dinilai sudah tidak layak atau tidak lagi memenuhi kriteria.
Ia mencontohkan, terdapat penerima bantuan yang sudah meninggal dunia, merantau ke luar negeri, atau tidak lagi diketahui keberadaannya namun masih tercatat sebagai penerima bantuan sosial.
Di sisi lain, masih banyak masyarakat yang secara ekonomi lebih membutuhkan bantuan tetapi justru belum terdata sebagai penerima.
“Masih banyak masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan, tetapi belum masuk dalam data penerima. Ini yang kita harapkan bisa diperbaiki,” jelasnya.
Kepala Dinas Sosial Lombok Timur Siti Aminah, yang di konfirmasi mengatakan sasaran dari bansos yang akan disalurkan pemkab tahun ini yaitu masyarakat yang terdata di DTSen, seperti penerima PKH, BLT.
” Sasaran bantuan ini yang terdata di DTSEN, dan hal ini tujuannya untuk menuntaskan kelompok yang miskin ekstrim, ” Sebutnya. Seraya mengatakan memang ada masyarakat yang mjskin, tetapi belum terdaftar di penerima bantuan. Bahkan belum terdaftar di DTSen juga.
” Untuk masyarakat yang belum terdaftar, untuk segera di daftarkan, dan telah berkali kali bersurat ke desa untuk segera mendaptarkan masyarakat yang belum masuk sebagai penerima bantuan itu ” Sebutnya. Seraya mengatakan bagi masyarakat yang tidak bisa bisa melakukan perekaman Dukcapil siap turun lapangan untuk melakukan perekaman.
“Masyarakat kita ingatkan agar tak mudah meminjamkan KTP pada orang lain, digunakan untuknmelakukan kredit, beli kendaraan, pengabaian, hal ini pasti tertolak sistem, apalagi judionline, ” Jelasnya. Dan juga tugas pemerintah Desa untuk mengedukasi masyarakat.
