Pemancing Temukan Mayat Mengapung di Pantai Tanjung Menangis Lotim

Keterangan FOTO : penemua mayat di pantai tanjung menangis pringgabaya , Senin malam (20/11)

LOTIM LOMBOKita – Sejumlah pemancing ikan menemukan mayat perempuan mengapung di pantai Tanjung Menangis,Desa Pringgebaya,Kecamatan Pringgebaya,Kabupaten Lombok Timur,Senin malam (20|11) sekitar pukul 22.30 wita.

Kasus penemuan tersebut langsumg di lapor ke polisi,sementara pemancingpun evakuasi korban ke saratan, dan korban di bawa ke puskesmas untuk dilakukan visum, setelah identitas korban teridentifikaai bernama Baiq Rahmayanti (50) warga Dusun Ketapang,Desa Pringgebaya.setelah itu korban di serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Informasi yang dihimpun, penemuan mayat mengapung itu bermula dari empat orang pemancing di dermaga Pantai Tanjung Menangis, melihat ada yang mengapung dan tersangkut di tiang dermaga.

Salah seorang mendekat, karena dikira sampah,ketika menariknya ketepi pantai, mereka terkejut,ternyata yang dikira sampah merupakan mayat mengapung

Karena menemukan tubuh korban, para pemancing menginformasikan kepada warga sekitar dan kepolisian, warga yang mendapat informasi langsung berdatangan ke TKP

Setelah petugas datang, korbanpun langsung dibawa ke Puskesmas Batuyang menggunakan mobil ambulance untuk dilakukan pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan, dan menurut keterangan pihak keluarga kalau korban mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2000. Usai pemeriksaan korban diserahkan ke pihak keluarga setelah dilakukan pemeriksaan.

Kapolsek Pringgabaya melalui Kasi Humas Polres Lotim,Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan kasus penemuan mayat mengapung di pantai Tanjung Menangis Pringgemabaya tersebut.

” Kasusnya sudah ditangani pihak Polsek Pringgebaya, dan kasusnya dalam penyelidikan, serta korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman, sebutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini