Optimalisasi Kemasan Olahan Singkong untuk Meningkatkan Pemasaran Produk pada UMKM di Lingkungan Reyan Gerung Selatan
Sejak Selasa (23/11/2021) mahasiswa KKN Terpadu Universitas Mataram (UNRAM) di kelurahan Gerung Selatan telah mulai melaksanakan kegiatan di wilayah tersebut.
Kelompok KKN yang terdiri dari 12 orang mahasiswa meliputi 1 orang program studi Pendidikan Bahasa Inggris, 2 orang program studi Pendidikan Kimia, 2 orang program studi PPKN, 1 orang program studi pendidikan fisika dan 6 orang program studi PGSD.
Dengan mengangkat permasalahan tentang pengoptimalan kemasan olahan singkong untuk meningkatkan pemasaran produk pada UMKM di lingkungan reyan Gerung selatan, mahasiswi mencoba membantu masyarakat di lingkungan reyan untuk mengembangkan pengemasan dari produk singkong yang di hasilkan oleh UMKM di lingkungan tersebut. Adapaun produk yang dihasilkan pada UMKM reyan Gerung Selatan yaitu keripik singkong dan tape singkong.
Seperti yang sudah diketahui, lingkungan Reyan Gerung Selatan dikenal dengan olahan singkong. Seiring berjalannya waktu, banyak pesaing dari luar yang juga memasarkan produk olahan singkong seperti keripik singkong dan tape singkong di pasar tradisional dan warung-warung terdekat sehingga meningkatnya daya saing penjualan.
Untuk itu, mahasiswa KKN Terpadu UNRAM membantu UMKM di lingkungan Reyan Gerung Selatan untuk mengembangkan kemasan produk dari olahan singkong tersebut untuk meningkatkan daya tarik konsumen terhadap produk tersebut. selain itu, mahasiswa juga membantu memasarkan produk olahan singkong tersebut secara online.
Proses pengembangan kemasan yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Terpadu Unram dilingkungan Reyan yaitu dengan menambahkan label pada kemasan keripik singkong yang diolah, karena proses pengemasan keripik singkong yang ada lingkungan Reyan hanya menggunakan plastik bening biasa tanpa adanya label sebagai penanda produk yang dihasilkan. Mahasiswa mencoba memberikan variasi baru dengan menambahkan label pada kemasan keripik singkong yang dihasikan/diproduksi.
Pemberian label berfungsi sebagai tanda pengenal produk yang dihasilkan sehingga pada saat produk sudah dipasarkan diberbagai tempat seperti pasar tradisonal dan warung-warung kecil lainnya masyarkat tahu bahwa keripik singkong ini adalah keripik singkong poduksi dari lingkungan Reyan Kelurahan Gerung Selatan.
Dengan pemberian label tersebut juga dapat menambah daya saing jual keripik singkong yang diproduksi.
Selain pemberian label pada keripik singkong, mahasiswa juga melakukan pengembangan kemasan pada tape singkong yang di diproduksi oleh UMKM yang ada dilingkungan Reyan . Dimana pada awalnya pengemasan tape singkong hanya menggunakan daun pisang dan plastik biasa.
Mahasiswa mengupayakan untuk melakukan pengembangan kemasan tersebut menggunakan besek untuk meningkatkan kualitas dari tape singkong yang diproduksi sehingga dapat meningkatkan daya tarik dan jual dari tape singkong tersebut.
Dari pengembangan kemasan produk tape singkong menggunakan besek tersebut juga dapat meningkatan kualitas jual beli sehingga dapat dipasarkan diluar kabupaten lombok barat.
