Oknum Guru SMAN 1 Keruak Dilaporkan ke Polisi Dugaan Pelecehan Seksual
LOMBOKita – Dunia pendidikan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat tercoreng oleh tindakan tidak terpuji yang menimpa salah seorang siswi SMAN 1 Keruak.
Dugaan perbuatan pelecehan seksual tersebut dilakukan salah seorang guru di sekolah itu. Kasus itu kini sedang ditangani Polres Lombok Timur setelah beberapa hari yang lalu pihak korban memasukkan laporan.
Ketua LSM KASTA Lombok Timur, Daur Tatasul menilai, perbuatan asusila yang diduga dilakukan oleh oknum guru itu sebagai kejadian di luar batas normal.
“Ini sudah melampui batas normaldan menunjukan bobrok dan lemahnya pengawasan pihak sekolah,” tandas Daur dihubungi Lombokita.com di Selong, Selasa.
Menurut Daur, kejadian itu juga sebagai potret buram manajerial sekolah lantaran lalai dalam memberikan pengawasan terhadap peserta didik di lingkungan sekolah.
“Kejadian ini membuktikan kurangnya perhatian Kepala Sekolah terhadap kenyamanan dan keamanan peserta didik,” sebut Daur.
Daur meminta aparat penegak hukum agar mengatensi kasus dugaan pelecehan seksual tersebut hingga tuntas demi tetap menjaga nama baik dunia pendidikan di daerah Patuh Karya.
Kapolres Lombok Timur AKBP Herry Indra Cahyono melalui Kasi Humas Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru di SMAN 1 Keruak, yang menimpa salah seorang siswi.
”Laporannya sudah diterima dan dalam proses penyelidikan dan penyidikan,” kata Nicolas Oesman.
Bahkan kasus ini, menurut Oesman, korban telah dimintai keterangan termasuk dilakukan visum,
“Saksi-saksi dalam kasus ini telah dimintai keterangan,” tandasnya,
Terkait kemungkinan adanya siswi lain sebagai korban pelecehan seksual, kata Nicolas, akan ditelusuri lebih lanjut.
Nicolas Oesman berharap proses kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap berjalan normal dan menyerahkan penanganan kasus tersebut ke aparat berwajib.

2 Komentar
Komentar ditutup.