Moeldoko Belum Tahu Rencana Pembangunan Bandara di Kiantar, KSB
LOMBOKita – Kepala Staf Kepresidenan RI, Dr. Moeldoko mengaku belum mengetahui adanya rencana pembangunan bandara di Kiantar, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat.
“Saya belum tahu ada rencana pembangunan bandara di Kiantar,” kata Moeldoko saat jumpa pers di kawasan Senggigi, Lombok Barat, Senin (07/6/2021) malam.
Karena itu, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan soal rencana pembangunan di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.
“Nanti saya coba tanyakan ke Menteri Perhubungan maupun pihak Angkasa Pura,” kata Moeldoko.
Sebelumnya diberitakan, Lombok Global Institut (Logis) NTB menolak rencana pembangunan bandar udara di Kiantar, Kabupaten Sumbawa Barat. Sebab, lokasi tersebut dianggap lahan produktif untuk pertanian jagung.
“Kasihan dong para pemilik lahan di sana (Kiantar, Red) kalau Pemerintah KSB memaksakan diri membangun bandara di sana. Akan kemana petani di Kiantar kalau itu dijadikan bandara,” kata Direktur Logis, Fihiruddin, di Mataram, Senin (7/6/2021).
Fihiruddin menyarankan, dari pada membangun bandara baru yang belum tentu mendatangkan manfaat lebih untuk masyarakat Kiantar, akan lebih bagus jika Pemerintah KSB memanfaatkan bandara yang sudah dibangun sebelumnya, yaitu bandar udara di Sekongkang.
“Pemerintah KSB lebih baik memaksimalkan bandara di Sekongkang. Itu saja dimaksimalkan dulu peruntukannya. Jadi jangan tergesa-gesa hanya karena kepentingan segelintir orang, lalu mengabaikan kebaikan untuk orang banyak, khususnya para pemilik lahan di Kiantar yang mau dipaksa menjual tanah mereka untuk pembangunan bandara baru,” tegas Fihiruddin.
