Bupati Lotim Rotasi 5 Pejabat Eselon II, dan 28 Eselon IIITegaskan untuk Kemajuan Daerah

Keterangan foto: Para pejabat eselon II dan III yang diambil sumpah dan jabatan oleh Bipati Iron.

LOTIM LOMBOKita – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin merotasi lima pejabat eselon II di lingkup Pemkab Lotim. Rotasi dilakukan sebagai langkah penyegaran birokrasi demi percepatan pembangunan dan pelayanan publik.

kelima pejabat tersebut yaitu, H Hasni Kepala BPKAD di pindah menjadi Kepala Bapenda, sementara Kepala Bapenda H Muksin di pindah menjadi Kepala DP3AKB . Selain itu Kepala PUPR Dewanto Hadi di rotasi menduduki jabatan Kepala Bappeda, yang sebelumnua di jabat M Zardar, yang di rotasi menduduki jabatan Kepala BPKAD.

“Rotasi atau mutasi ini, niatnya ntuk kemajuan Lombok Timur. Tidak ada niat lain.pejabat pejabat yang di rotasi inipun, semuanya berkinerja baik dan berhasil, ‘ ucap Bipati Iron dalam sambutannya, pada pengambilan sumpah jabatan eselon II dan III di lobi kantor Bupati, Rabu (10/6).

Bupati Iron juga menyebutkan, rotasi ini sebagai pendahuluan. Dalam beberapa minggu ke depan akan ada rotasi lanjutan. “Siap-siap bagi yang belum. Evaluasi terus dilakukan. Yang sudah lama jangan berharap tetap di jabatan lamanya,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Iron, menekankan rotasi yang dilakukan murni untuk efektivitas kerja, tanpa muatan politik. “Ini tidak ada faktor politik, sudah buyar itu. Ini murni pemikiran bagaimana jabatan ini dikerjakan dengan kerja sama,” katanya.

Ia meminta pejabat yang dipindah tetap bekerja giat di tempat baru. “Jangan sampai setelah dipindah tidak bekerja. Di mana pun ditempatkan harus bekerja baik dan semangat.” Katanya.

Bupati Iron juga mengapresiasi capaian PAD yang meningkat berkat kerja keras pejabat. Namun ia menegaskan rotasi perlu agar birokrasi tidak monoton.

Ia juga menyinggung program CFD dan CFN yang dinilai luar biasa menggerakkan ekonomi. “Masyarakat Pringgabaya antusias, termasuk UMKM yang belanja. Ini bisa buka ekonomi dan harus ditingkatkan. Saya harap seluruh camat gelar hal yang sama,” ucapnya.

Terkait kebersihan, Bupati menegaskan Kota Selong harus bersih. Ia juga menyebut rencana pembangunan gedung wanita di Lotim. “Masukan pihak luar sangat diharapkan. Tidak ingin bangunan dibangun asal-asalan.”

Bupati juga mengingatkan ASN yang akan pensiun 1–2 bulan ke depan agar segera pensiun dan memberi kesempatan kepada yang muda. “Kalau mau tetap, harus giat, ” Sebutnya.

Ia juga menyoroti ada dinas yang tidak pernah berkonsultasi ke ruangannya. “Apakah mereka menganggap bupati tidak ada? Harus hati-hati. Yang baik kita pertahankan.” Tegasnya.