Mahasiswa UIN Mataram Ditemukan tak Bernyawa di Posko KKP
LOMBOKita – Due Santane (20) warga Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah ditemukan meninggal dunia di posko tempatnya melakukan kegiatan Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) di Desa Tumbuh Mulia Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur, Kamis (18/8/2022).
Ketua Kelompok KKP Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram di Desa Tumbuh Mulia itu ditemukan tak bernyawa di posko KKP sekitar pukul 05.00 Wita saat hendak dibangunkan sholat subuh oleh teman-temannya.
Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. Kasusnya langsung dilaporkan ke Polsek Suralaga dan seketika anggota tim Inafis Polres Lombok Timur datang ke lokasi kejadian.
Menurut penuturan rekan-rekannya, sehari sebelumnya korban sempat bermain futsal. Korban juga mengatakan sangat kecapean, sehingga berpesan kepada teman-teman KKP jika pingsan agar dibangunkan.
Korban juga melakukan aktivitas bersama teman-temannya di posko KKP hingga pukul 24.00 Wita.
Hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Lombok Timur, ditemukan leher dan wajah korban dalam kondisi membiru, termasuk kuku jari tangan. Dalam mulut korban mengeluarkan cairan bening bercampur darah, dengan kondisi lidah tergigit oleh gigi korban. Namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam kematian korban.
Kapolsek Suralaga Ipda Bambang didampingi Kasi Humas Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki motif meninggalnya mahasiswa UIN Mataram itu.
“Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat serangan jantung,” ujar Iptu Nicolas.
