Kisruh Perekrutan BPPD, Kadispar Lotim Tak Hadir di Talkshow, Panitia Kecewa
LOTIM Lombokita – Panitia talkshow terkait kisruh perekrutan anggota BPPD Lombok Timur, yang di gelar mata’massmedia, Selasa malam (22/6) di Masbagik, kecewa dengan ketidak hadiran Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, diacara tersebut.
Karena dalam acara tersebut Kadispar di undang sebagai nara sumber bersama Wakil Ketua DPRD Lombok Timur, Praktisi Hukum, Asita dan Pokdarwis, namun tak hadir, tanpa ada kejelasan alasan tak hadir.
” Kami kecewa ketidak hadiran Kadispar Lotim di acara talkshow ini,” ungkap Ketua Panitia Asep Barnara melalui press rilisnya.
Menurut Asep, padahal kehadiran Kadispar dalam acara ini sangat di harapkan, untuk mengklatifikasi terkait kisrus perekrutan anggota BPPD Lotim.
” Sebenarnya kegiatan talkshow di gelar untuk klarifikasi, apakah perekrutan anggota BPPD itu berdasarkan rekomendasi atau titipan,” katanya.
Karena terkait perekrutan ini, ada organisasi tidak dilibatkan dalam perekrutan yaitu, Asita dan Pokdarwis.
“Apa yang menjadi pertanyaan terkait kisruh perekrutan anggota BPPD priode 2021 – 2025 di acara talkshow tak terjawab,” ucapnya.
sepeti yang di ungkapkan salah seorang penonton Hulyadi dari Forum Masbagik Bersatu,dirinya juga kecewa dengan ketidak hadiran Kadispar di acara talkshow.sehingga acara talkshow dinilai hambar, karena pembahasan tak berimbang.
padahap dalam talkshow ini berharap dapat jawaban dari pihak yang berkopenten,selaku penyelenggara perekrutan anggota BPPF Lotim tersebut.
Hal senada diungkapkan Heri Martha Wijaya dari ASITA, dirinya juga kecewa dengan ketidak hadiran Kadispar dalam forum talkshow tersebut.
” saya hadir di acara ini karena ingin berjumpa sama Kadispar, untuk mempertanyakan alasan Asita tak diundang sebagai asosiasi untuk tergabung dalam BPPD,” katanya.
karena menurut Martha, selama 15 tahun BPPD Lotim ini ada, Adita selalu masuk di dalamnya, sehingga dirinya bertanya, ada apa dalam.perekrutan kepengurusan BPPD priode tahun ini Asita tak di libatkan,
sehingga memunculkan pertanyaan apakah BPPD priode sekarang ini, rekomendasi atau titipan.
Begitu juga kekecewaan yang di tunjukkan Royal Sembahulun selaku ketua Asosiasi Pokdarwis Lotim.
” Kalau kami di pokdarwis, ada atau tidaknya BPPD ini, kami sudah terbiasa kerja mandiri ” ucapnya dalam acara talkshow tersebut.
hanya saja menurut Royal, asosiasi yang di pimpinnya, meski tak dilibatkan dalam kepengurusan BPPD, pihaknya akan menerima kepengurusan BPPD yang baru, asalkan BPPD kedepan bekerja dengan baik dan anggota bukan berdasarkan titipan.
” Karena kalo titipan pasti tidak sesuai dengan yang di kehendaki pelaku wisata, Pokdarwis sebagai garda terdepan akan tetap mengkritisi, menilai kinerja kepengurusan BPPD empat tahun kedepan.”jelasnya.
