Kerugian Kebakaran BLK Internasional Di NTB Capai Rp 500 Juta
LOMBOKita – Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan pihak Balai Latihan Kerja Internasional (BLKI) kerugian akibat kebakaran yang menghanguskan tiga unit villa BLKI mencapai Rp 500 juta.
Demikian ditegaskan Kepala BLK Internasional, Sabar kepada media ini saat dikonfirmasi. ” Kerugian akibat kebakaran ini mencapai Rp 500 juta,” tegasnya.
Sementara lanjutnya, untuk masalah penyebab kebakaran di BLK Internasional pihaknya masih belum mengetahuinya,karena masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Namun yang jelas akibat kebakaran itu hanya tiga villa yang mengalami kerusakan parah,akibat dilalap si jago merah.
” Dalam kebakaran itu tidak ada korban jiwa melainkan kerugian material saja,” tandasnya.
Kapolsek Aikmel Aikmel,Iptu Totok S saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan mengenai kasus kebakaran BLK Internasional yang berada di Lenek Daye tersebut.
” Kami telah terima laporan, sedangkan penyebab kebakaran masih lidik,” tegasnya singkat.
Pada pemberitaan sebelumnya Balai Latihan Kerja Internasional (BLKI) yang berlokasi di Desa Lenek Daya, Kecamatan Lenek Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat terbakar, Sabtu siang (29|9),sekitar pukul 14.57 wita.Dengan menghanguskan tiga villa BLKI tersebut.
Sementara penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti,namun dugaan sementara akibat adanya ilalang yang terbakar pendek sehingga api menjalar ditiup angin kencang dengan cepatnya menghanguskan tiga villa tersebut
Namun sampai berita ini diturunkan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut,akan tapi kerugian material saja yang jumlahnya belum diketahui.
Menurut salah seorang warga Lenek, Aris Munandar yang juga Ketua Formas BLK Lenek membenarkan kalau BLK Internasional Lenek terbakar. Dengan menghanguskan tiga villa BLK tersebut yang dibangun sekitar tahun 2017.
“Saya menyaksikan sendiri pristiwa kebakaran di BLK Internasional tersebut,” kata Haris Munandar.
Ia menuturkan dari dugaan sementara kalau kebakaran itu disebabkan karena adanya ilalang yang terbakar dibelakang,untuk kemudian ditiup angin kencang sehingga kemudian api merambat ke villa paling selatan.
Setelah itu baru ke villa yang di tengah menjalar dengan begitu besarnya,sehingga menghanguskan tiga villa tersebut.Sedangkan warga dan petugas yang melihat kebakaran itu langsung membantu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya sebelum mobil pemadam kebakaran datang.
Kemudian tidak berapa lama satu unit pemadam kebakaran datang ke lokasi untuk memadamkan api agar tidak menjalar ke tempat yang lain.
” Untuk pada saat kejadian tidak ada aktivitas atau kegiatan di dalam BLKI,” tutur Aris Munandar.
Keterangan Foto : sisa Puing bangungan BLK Internasional yang terbakar.
