Kapolres Lotim AkBP Ariakta Gagah Sertijab 7 PJU
LOTIM LOMBOKita – Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha menserah terimakan 7 pejabat utama (PJU) . Yaitu Wakapolres Kompol Sidik Pria Mursita yang di. Mutasi menjadi PS Kayama Polda NTB, jabatannya digantikan Kompol Kadek Metria sebelumnya menjabat Waka Polres Lobar. , Kabag SDM Kompol Maskur di mutasi menjadi PS Kabagwatpers SDM Polda NTB, dan jabatannya di gantikan AKP Irpan yang sebelumnya menjabat Kasubagbinkar Bag SDM Polres Lotim.
untuk Jabatan Kasat Samapta yang ditinggal Kompol ( purn) L Panca Warsa di jabar Iptu Rahmatullah Kalimantan Jaya yang sebelumnya menjabat PS Kasi Propam Polres Lotim. Kapolsek Sikur Imran Rosyadi di. Mutasi menjadi Kapolsek Gunungsari Kapolresta Mataram, dan jabatnnya digantikan Ari Tri Wibowo. Kapolsek Jerowaru Iptu Abdul Hadi dimutasi menjadi PS Kasi Propam Polres Lotim, dan jabatannya di gantikan Ipda M Irwan, Kapolsek Sakra Barat sebelumnya di jabat Iptu Anhar yang dimutasi menjadi Kanit Lantas Polsek Masbagik di gantikan Ipda Awaludin yang sebelilumnya menjabat Kanit Intel Polsek Selong. , dan Kapolsek Montong Gading L. Matraman Sumanjaya yang di mutasi kelamin Bidang Humas Polda NTB di gantikan oleh Ipda Mustiadi Amdani yang sebelumnya menjabat Kanit Propam Polsek Sakra , upacara serah Terima berlangsung di Lapangan Apel Polres Lombok Timur .Kamis (20/8).
Kapolres Lotim Ariakta dalam sambutannya, mengatakan mutasi jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang dilaksanakan secara terencana.
Kepada pejabat lama, Kapolres menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian selama menjalankan tugas di Polres Lombok Timur.
“Jabatan bukan merupakan hak, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada institusi, masyarakat, dan Tuhan pejabat yang baru harus segera memahami tugas pokok, karakteristik wilayah, dinamika kamtibmas, serta berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan kerjanya,”katanya.
Kapolres menekankan kepada pejabat baru agar segera melakukan konsolidasi, membangun komunikasi efektif, serta meningkatkan pengawasan terhadap anggota.
Khusus kepada Wakapolres dan Kabag SDM diharapkan mampu memperkuat manajemen internal, meningkatkan disiplin dan profesionalisme personel, serta melaksanakan pembinaan sumber daya manusia secara objektif dan transparan.
Sementara kepada Kasat Samapta dan para Kapolsek, Kapolres meminta agar meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat dengan mengedepankan pemolisian yang responsif, prediktif dan humanis, namun tetap tegas terhadap gangguan keamanan dan pelanggaran hukum.
“Para Kapolsek harus mampu menjadi pemimpin di wilayah masing-masing, memahami persoalan masyarakat hingga tingkat desa dan dusun, serta memperkuat sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Kapolres juga mengingatkan seluruh pejabat agar tidak terjebak pada rutinitas administratif semata. Keberhasilan pelaksanaan tugas harus diukur dari kemampuan menyelesaikan persoalan, mencegah gangguan kamtibmas, serta memberikan rasa aman dan keadilan kepada masyarakat.
Ia menekankan pentingnya pelaksanaan tugas dengan prinsip profesional, proporsional, prosedural dan akuntabel, serta menghindari penyalahgunaan kewenangan, pelanggaran disiplin maupun kode etik.
“Tidak ada kelompok pejabat lama maupun pejabat baru. Yang ada adalah satu institusi, satu komando, dan satu tujuan, yaitu mewujudkan Polri yang Presisi serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas AKBP Ariakta.
