Pemuda 19 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Dam Pandandure, Diduga Terjatuh dari Ketinggian 15 Meter
LOMBOKita – Bendungan Dam Pandandure Lombok Timur makan korban,kembali memakan korban, warga yang datang ke Dampandandure, Kamis (18/11) sekitar pukul 16.00 Wita, di gegerkan dengan adanya penemuan mayat di pintu pembuangan air bendungan, ternyata mayat tersebut Lalu Prawira Negera (19) warga Gelora,Kecamatan Sikur.
Kasus penyebab kematian korbanpun, saat ini masih dalam penanganan pihak berwajib,
Informasi yang dihimpun, menyebutkan kasus penemuan mayat tersebut, berawal dari beberapa orang warga melintas di TKP dengan berjalan kaki, ia di kejutkan, dengan adanya tubuh seseorang terlihat tergeletak di dasar pintu dam yang diperkirakan berketinggian 15 – 20 meter, saat melihat ke bawah di dasar dam.
Melihat asa mayat, salah seorang warga langsung menghubungi Kades Suwangi, mengimpokan mereka.meliat ada mayat tergeletak di dasar, pintu dam.pandandure, termasuk.melaporkan penemuan mayat tersebut ke aparat kepolisian.
Kades maupun aparat Polsek Sakra begitu mendapat laporan langsung menuju TKP, termasuk melakukan olah TKP bersama Inafis Polres Lotim,
Saat petugas tiba di TKP, usai lakukan olah TKP, korbanpun langsung di evakuasi dan di bawa ke Puskesmas Sakra guna di lakukan visum
Hasil pemeriksaan awal di Puskesmas, di tubuh korban di temukam ada luka memar di kepala bagian kiri, lecet dan memar di kening serta kaki kanan patah dengan kondisi tulang paha naik ke pinggul.
Hanya saja penyebab kematian korban, hingga saat ini masih penyelidikan, pihak keluarga korban menolak di lakukan otopsi dan korbanpun langsung di bawa pulang pihak keluarga untuk di.makamkan
Kapolsek Sakra Iptu Suyono melalui PS Kasi Humas Polres Lotim,Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan, adanya laporan penemuan mayat di pintu air Dam Pandandire
” Saat anggota mendapat laporan langsung turun ke TKP, termasuk melakukan olah TKP,” ucapnya, seraya mengatakan, penyebab kematian korbanpun yang jatuh ke dasar dam berketinggian 15 meter tersebut, masih dalam penyelidikan
