Honor Insentif Bencana Diberikan Separuh, Anggota Pol.PP Tetap Menuntut.
“Kelakhar BPBD Lotim Sudah Dicairkan Semua,”
LOMBOKita – Para anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat.Pol.PP) Lombok Timur tetap menuntut agar honor insentif bencana itu diberikan semuanya. Sementara sampai saat baru separuhnya diberikan dari total keseluruhan sebesar Rp 80 juta.
“Memang kami sudah diberikan akan tapi baru separuhnya saja,sehingga sisanya kami tuntut untuk segera dicairkan,” tegas para anggota Pol.PP Lotim yang enggan dikorankan namanya.
Para anggota Pol.PP menjelaskan dari jumlah keseluruhan dana insentif itu sebesar Rp 80 juta, dimana yang sudah direalisasikan baru sekitar diatas Rp 30 juta lebih, sedangkan sisanya masih diatas Rp 40 juta lebih.
Maka itulah yang kami tuntut untuk segera direalisasikan secepatnya. Karena tentunya sangat ironis sekali dana sudah dicairkan semuanya, akan tetapi dalam kenyataan kenapa harus di tahan-tahan seperti itu.
“Seharusnya kalau sudah keluar dana yang menjadi hak anggota harus diberikan, bukan malah ditahan seperti ini, sehingga patut disayangkan sekali,” ujar para anggota Pol.PP menggerutu.
Sebelum keluarnya dana insentif bencana tersebut, meski hanya separuh sempat terjadi insiden di kantor Pol.PP Lotim. Dengan pintu utama kantor sebelahnya rusak, bahkan kaca di dekat ruangan Kasat Pol.PP Lotim rusak di pukul sama anggota.
Hal ini karena permasalahan tersebut, termasuk juga adanya pernyataan salah satu oknum pejabat di Pol.PP. Sehingga menyebabkan anggota tidak terima.
“Pintu utama kantor sama ada kaca di dekat ruangan pak Kasat rusak di pukul anggota saat terjadi insiden hari senin lalu,” tambahnya.
Ditempat terpisah Sekretaris Pol.PP Lotim, Sabrun saat dikonfirmasi mengaku dana insentif atau honor bencana sudah direalisasikan untuk diberikan kepada para anggotanya sesuai dengan peruntukkan.
Akan tapi dana yang dicairkan itu diberikan baru separuhnya, sedangkan sisanya akan menyusul nantinya. “Kami sudah berikan dana insentif untuk anggota Pol.PP Lotim,” tegasnya.
Ditempat terpisah Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, Framadi Anugerah Kartika mengaku semua dana insentif bencana untuk Pol.PP dengan jumlah Rp 80 juta sudah dicairkan semua sesuai dengan aturan yang ada.
Dengan dana itu berasal dari dana tanggap darurat Pemkab Lotim. “Dana insentif sebesar Rp 80 juta sudah diberikan kepada Pol.PP dan tidak ada yang ditahan,” tegas Framadi.
Namun begitu, lanjutnya, seharusnya dari pihak Pol.PP harus langsung menberikan dana itu kepada anggotanya begitu cair dari bank. Bukan malah ditahan-tahan seperti yang tentunya memunculkan permasalahan.
“Kalau memang ada itikad baik untuk langsung mencairkan atau memberikan kepada anggotanya, maka tidak akan seperti ini kejadiannya,” tandasnya.
Keterangan foto pintu utama kantor Pol.PP rusak akibat insiden memperjuangkan dana insentif atau honor bencana cepat keluar.
