GASAK NTB Desak APH Audit Menyeluruh Program MBG di Lombok Timur
LOTIM LOMBOKita – Gerakan Advokasi Strategis Analisis Kebijakan Nusa Tenggara Barat (GASAK NTB) mendesak audit menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lombok Timur.
Desakan ini muncul usai Kejaksaan Agung menggeledah Badan Gizi Nasional (BGN) terkait dugaan persoalan tata kelola program MBG di tingkat nasional.
Direktur GASAK NTB, Yandis, menegaskan audit tidak cukup di pusat. “Korwil MBG Lombok Timur, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan dapur MBG di wilayah ini harus diperiksa,” ujarnya.
Menurut Yandis, audit diperlukan untuk mencegah penyimpangan anggaran, praktik monopoli, mark-up pengadaan bahan pangan, serta pelanggaran standar pelayanan. Ia juga meminta audit operasional mencakup kualitas makanan, distribusi, kelayakan dapur, dan kepatuhan regulasi.
“Setiap rupiah anggaran negara harus sampai ke penerima manfaat. Jangan ada yang mengambil untung dari program peningkatan gizi masyarakat,” tegasnya.
GASAK NTB mendorong Kejaksaan, BPK, BPKP, dan lembaga pengawas lain melakukan audit investigatif independen. “Jangan sampai persoalan di pusat diabaikan di daerah. Audit menyeluruh penting agar program berjalan sesuai tujuan dan bebas dari praktik yang merugikan negara,” tutup Yandis.
